Beranda Daerah Wonogiri Ansor Diminta Habluminalfulus, Biar Mandiri Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Kader

Ansor Diminta Habluminalfulus, Biar Mandiri Sekaligus Tingkatkan Kesejahteraan Kader

Ansor
Pelantikan GP Ansor Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ada pesan yang langsung mencuri perhatian dalam pelantikan Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wonogiri. Di tengah ajakan memperkuat spiritual, persaudaraan, dan kepedulian terhadap lingkungan, muncul pesan Habluminalfulus.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, Gus Shidqon, saat melantik jajaran kepengurusan baru GP Ansor Wonogiri di Pendopo Kabupaten Wonogiri, Sabtu (25/7/2026) malam. Pesan ini menjadi penegasan bahwa organisasi kepemudaan saat ini dituntut tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial, tetapi juga mampu membangun kekuatan ekonomi yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Suasana pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran PW GP Ansor Jawa Tengah, Forkopimda Kabupaten Wonogiri, para kiai sepuh Nahdlatul Ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan kader Ansor dan Banser.

Dalam arahannya, Gus Shidqon menjelaskan GP Ansor harus terus hadir sebagai khodimul ummah atau pelayan umat. Untuk mewujudkan hal tersebut, kader Ansor diminta mengimplementasikan empat pilar utama dalam setiap gerak organisasi.

Di antaranya meliputi:

🟢 Habluminallah ✓ Memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT.

🟢 Habluminnas ✓ Menjaga persaudaraan, persatuan, dan hubungan baik dengan sesama.

🟢 Habluminalalam ✓ Menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

🟢 Habluminalfulus ✓ Mengembangkan kemandirian ekonomi organisasi dan kader secara profesional, transparan, serta akuntabel.

Baca Juga :  Misi Besar Persiwi Wonogiri U-15 Dimulai! Target Tak Sekadar Bertanding di Karanganyar

Pesan terakhir inilah yang banyak menarik perhatian. Habluminalfulus dimaknai sebagai upaya membangun kekuatan ekonomi agar organisasi mampu mandiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan kader melalui berbagai usaha produktif dan pengelolaan yang bertanggung jawab.

“Ansor harus hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan umat, yang tidak hanya kuat secara spiritual dan sosial, tetapi juga peduli lingkungan serta mandiri secara ekonomi,” tegas Gus Shidqon.

Konsep tersebut dinilai relevan dengan tantangan zaman. Organisasi kepemudaan kini dituntut mampu mencetak kader yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan dan wawasan keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan mengembangkan ekonomi sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Wonogiri yang baru dilantik, Sunarto, menyampaikan bahwa pelaksanaan pelantikan di Pendopo Kabupaten Wonogiri memiliki makna simbolis yang kuat. Menurutnya, pendopo saat ini menjadi ruang terbuka yang dapat digunakan seluruh elemen masyarakat untuk membangun kolaborasi.

Pendopo Kabupaten Wonogiri hari ini kita jadikan sebagai rumah bersama. Ini adalah simbol bahwa Ansor siap bersinergi dengan siapapun demi kemaslahatan masyarakat Wonogiri,” ujar Sunarto.

Ia juga memperkenalkan tagline kepengurusan baru, yakni Ansor Wonogiri SATU, sebagai arah gerak organisasi selama masa kepemimpinannya.

Baca Juga :  Geger Pagi di Wonogiri! Sapi Terperosok ke Dalam Sumur, Evakuasi Dramatis Bikin Warga Tahan Napas

Makna SATU tersebut meliputi:

🟢 S ✓ Sinergi

🟢 A ✓ Agamis

🟢 T ✓ Tangguh

🟢 U ✓ Unggul

Tagline tersebut diharapkan menjadi semangat baru dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, meningkatkan kualitas kader, serta menghadirkan program-program yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Wonogiri.

Pelantikan ini juga menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dengan mengusung semangat pelayanan umat, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, hingga penguatan ekonomi kader melalui konsep Habluminalfulus, GP Ansor Wonogiri diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Fokus pada penguatan ekonomi kader menjadi salah satu langkah yang dinilai penting di tengah perubahan zaman. Organisasi yang mandiri secara finansial akan memiliki ruang lebih luas untuk menjalankan program pemberdayaan, pelatihan, hingga kegiatan sosial yang berkesinambungan. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.