JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

2 Pasien Meninggal Jumlah Kasus DBD Tembus Puluhan, Warning Kementerian Kesehatan Benar Adanya

Petugas Dinas Kesehatan Wonogiri mem-fogging Rutan Kelas II B Wonogiri, Jumat (18/1/2019).

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 2 pasien meninggal jumlah kasus DBD tembus puluhan, warning Kementerian Kesehatan benar adanya.

Total dua pasien meninggal dan jumlah kasus DBD tembus puluhan itu terjadi di Wonogiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Wonogiri tercatat jumlah kasus DBD ada 82 buah. Jumlah kasus DBD itu terdata sejak awal tahun hingga Agustus 2022.

Jumlah kasus DBD ada 82 buah. Sedangkan dua pasien diantaranya meninggal dunia,” ujar Kepala Dinkes Wonogiri Setyarini, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Satyawati Prawirohardjo, Rabu (28/9/2022).

Diwartakan sebelumnya, berdasarkan catatan dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) sampai Minggu 36, jumlah kumulatif kasus konfirmasi DBD dari Januari 2022 dilaporkan sebanyak 87.501 kasus (IR 31,38/100.000 penduduk) dan 816 kematian (CFR 0,93%).

Baca Juga :  Jelang Nataru Harga Telur Naik Jadi 31 Ribu, Pemkab Sebut Imbas Kenaikan Harga BBM

”Secara umum terjadi peningkatan kasus Dengue. Kasus paling banyak terjadi pada golongan umur 14-44 tahun sebanyak 38,96 persen dan 5-14 tahun sebanyak 35,61 persen,” kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu.

Pihaknya mengungkapkan penambahan kasus berasal dari 64 kabupaten/kota di 4 provinsi diantaranya Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur.

Kabupaten/Kota yang mencatat kasus DBD tertinggi diantaranya Kota Bandung dengan 4196 kasus, Kabupaten Bandung sekitar 2777 kasus, Kota Bekasi dengan 2059 kasus, Kabupaten Sumedang sekitar 1647 kasus, dan Kota Tasikmalaya dilaporkan sebanyak 1542 kasus.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu mengungkapkan pihaknya terus melakukan upaya pengendalian dan pencegahan yang masif dan simultan dengan melibatkan seluruh pihak baik tingkat pusat maupun daerah.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Wonogiri 7 Desember 2022 Diikuti 15 Desa di 12 Kecamatan

Pada 6 September lalu, Kemenkes melalui Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular telah mengirimkan surat kepada seluruh Kepala Daerah di Indonesia mulai dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota, meminta agar Dinas Kesehatan meningkatkan kewaspadaan dengan aktif melakukan pengendalian Dengue lebih dini, caranya:

Melakukan upaya pencegahan dan pengendalian melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di tempat-tempat umum dan tempat-tempat institusi untuk mencapai Angka Bebas Jentik >95 %.

”Gerakan ini sebaiknya dilakukan sebelum masa penularan atau peningkatan kasus terjadi,” ujar Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com