JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Candi Sari, Peninggalan Mataram Hindu Kuno di Bukit Desa Gedangan, Boyolali

Candi Sari yang berlokasi di Desa Gedangan, Boyolali ini merupakan peninggalan Mataram Hindu Kuno dan masih dilestarikan hingga kini / Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Di kawasan lereng Gunung Merapi sisi timur, tepatnya  di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Boyolali ada sebuah bangunan candi. Namanya Candi Sari yang terletak di puncak sebuah bukit kecil, tak jauh dari pemukiman penduduk.

Situs ini tampak terawatt dan asri. Sekelilingnya terdapat pepohonan. Bahkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng, telah menempatkan juru pelihara untuk merawat benda cagar budaya itu agar tidak rusak.

Disekililing situs adalah areal atau lahan pertanian warga. Meski berada di puncak bukit, namun mudah dijangkau karena bukitnya juga tidak terlalu tinggi. Situs sudah dilengkapi papan informasi yang menjelaskan tentang Candi Sari.

Baca Juga :  Pendaftar Perempuan Masih Kurang, Pendaftaran Panwaslu Boyolali Diperpanjang

Disebutkan dalam papan informasi itu, bahwa Candi Sari sekarang hanya tersisa pondasinya serta beberapa peninggalan masa Hindu – Buddha. Diatas pondasi terdapat empat buah batu andesit berbentuk seperti ratna di setiap sudutnya.

Serta satu buah Lingga semu di atas seperti lapik arca yang diletakkan di tengah pondasi. Candi Sari Cepogo bernafaskan agama Hindu, karena pada candi tersebut ditemukan benda purbakala masa Hindu – Buddha. Yaitu satu buah Yoni dan satu buah arca Nandi tanpa kepala yang merupakan wahana atau kendaraan dari Dewa Siwa.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 14 Klego, Kodim Boyolali ini Kreatif, Sosialisasikan Pembuatan Pupuk Cair di Rumahnya

“Iya, situs Candi Sari ini peninggalan masa kerajaan Mataram Hindu kuno, sekitar abad 9,” kata juru pelihara (Jupel) Candi Sari, Sutrisno, Sabtu (2/9/2022).

Dijelaskan, situs Candi Sari ditemukan pada pemerintahan Belanda sekitar tahun 1915. Saat ditemukan, kondisi batuan candi berserakan. Kemudian ada upaya restorasi bertahap hingga diperoleh bentuk seperti saat ini.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com