JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Curiga Kandungan Pupuk Urea, Petani Sragen Ungkap Ditambah Sedikit Tanaman Malah Mblebes Mati!

Ketua KTNA Kecamatan Tanon, Pak Arif. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sragen mengungkap fenomena tak lazim pada pupuk urea bersubsidi.

Mereka mempertanyakan kandungan dan kualitas pupuk urea bersubsidi akhir-akhir ini. Sebab penggunaan komponen penyubur tanaman itu kini dinilai justru berbanding terbalik dengan khasiatnya.

Hal itu diungkapkan Ketua KTNA Kecamatan Tanon, Pak Arif. Saat menyampaikan aspirasinya dalam audiensi dengan DPRD Sragen, Senin (26/9/2022), ia mengungkap ada fenomena tak lazim dari Urea Bersubsidi saat ini.

Baca Juga :  Tak Dapat Formasi, Puluhan Guru Lulus PG di Sragen Merasa Didzalimi. Tuntut Diakomodir dan Penempatan

“Yang kami tanyakan, mengapa Pupuk Urea Subsidi yang sekarang kalau ditambahi agak banyak sedikit, bukannya padinya tambah subur tapi malah mblebes mati,” paparnya.

Arif pun mempertanyakan apakah komposisi dalam Urea Bersubsidi ada yang berubah. Sebab khasiatnya terhadap tanaman tak seperti sebelum-sebelumnya.

“Mohon dinas pertanian, mohon analisanya gimana kok pupuk dipakai seperti itu,” ucapnya.

Ia juga mengeluhkan jatah pupuk subsidi yang semakin ke sini semakin jauh berkurang. Dicontohkannya untuk Urea, saat ini jatah petani hanya 20 kg dan Phonska hanya 7 kg per 1000 meter persegi lahan.

Baca Juga :  Stok Beras Mulai Kritis, Pengusaha Nasional Asal Sragen Ungkap Ancaman Kelangkaan di Depan Mata!

Alokasi itu dinilai sangat jauh di bawah kebutuhan riil petani di lapangan. Jika diminta menambah dengan pupuk organik non subsidi harganya saat ini sudah sangat mahal.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com