JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Serikat Buruh Bakal Demo Sebulan Penuh Soal Kenaikan BBM. Jika Tak Mempan, Ancam Mogok Nasional

Massa yang tergabung dalam Partai Buruh dan sejumlah serikat buruh saat menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (6/9/2022) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Partai buruh bertekad bakal menggelar aksi demonstrasi sebulan penuh terkait dengan kenaikan harga BBM yang memberatkan hidup rakyat kecil.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan kenaikan harga BBM jelas bakal menurunkan daya beli masyarakat.

Padahal, menurut dia, secara bersamaan Menteri Ketenagakerjaan sudah menyampaikan, berdasarkan aturan omnibus law UU Cipta Kerja, tidak akan ada lagi kenaikan upah pada 2023.

Karena itu, Said Iqbal menegaskan, Partai Buruh bakal mengusung tiga isu. Di antaranya adalah penolakan kenaikan harga BBM, penolakan omnibus law dan naikkan upah minimum 2023 sebesar 10 sampai 13 persen.

Baca Juga :  Buruan, PT Astra Internasional Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan Baru. Ada Banyak Formasi, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!

Tiga isu tersebut  menurutnya merupakan satu kesatuan yang akan diperjuangkan klas pekerja.

Said berujar strategi yang akan dipakai Partai Buruh adalah dengan melakukan aksi di daerah. Partai Buruh akan melakukan aksi bergelombang dan bergantiap di tiap daerah selama bulan September.

Aksi dilakukan setiap hari, kecuali Jumat, Sabtu, dan Minggu. Adapun titik aksi di daerah adalah di kantor Gubernur, Bupati/Walikota, atau juga kantor DPRD.

Ia mengatakan pada 8 September, aksi sudah dilakukan di Sumatera Selatan oleh Partai Buruh dan elemen serikat buruh.

Lalu pada 12 September, aksi akan dilakukan di Balai Kota Jakarta secara bersamaan dengan elemen buruh KSPSI AGN. Ia juga merencanakan ada ribuan buruh yang akan ikut berdemonstrasi di depan Gedung DPR RI.

Baca Juga :  Politisi PDIP Ini Setuju Pencalonan Eks Narapidana dalam Pemilu 2024, Ini Alasannya

Selanjutnya pada 13 September, aksi akan dilakukan di Kantor Gubernur Banten. Diikuti gabungan buruh, petani, nelayan, dan miskin kota. Kemudian pada 14 September, akan dilakukan aksi masing-masing kab/kota se-Jawa.

Sedangkan pada 15 September, demostrasi akan dilakukan khusus di Jawa Barat. Sebanyak 27 kabupaten dan Kota menurut Said akan melakukan aksi, di antaranya Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, dan Bandung.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com