JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ini Aturan FIFA Soal Larangan Penggunaan Gas Air Mata di Stadion

Tangkapan layar insiden kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang yang dilaporkan menelan korban 60 orang tewas, Sabtu (1/10/2022) malam. Foto/JSnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu malam, 1 Oktober 2022 menewaskan 125 orang. Insiden kericuhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Pemicu meninggalnya 125 orang itu diduga karena sesak nafas dan panik akibat gas air mata yang ditembakan oleh aparat keamanan ke tribun penonton. Hal ini pun kemudian memancing perdebatan, tentang aturan resmi FIFA soal penggunaan gas air mata di dalam stadion.

Baca Juga :  Awan Panas Gunung Semeru Libas Jembatan Gladak Perak, Pemkab Lumajang Mulai Evakuasi Warga

FIFA Larang Penggunaan Gas Air Mata dan Senjata Api

Mengutip dokumen ‘FIFA Stadium Safety and Security’, diketahui terdapat larangan penggunaan gas air mata di dalam stadion. Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 19 Nomor b tentang Pitchside stewards, yang berbunyi “No fi rearms or “crowd control gas” shall be carried or used” (Tidak boleh membawa atau menggunakan senjata api atau ‘gas pengendali massa’).

Baca Juga :  Relawan Jokowi Pecah Beberapa Faksi, JoMan: Ada yang Incar Kursi, Ada yang Cari Duit

Selain itu dalam dokumen keselamatan dan keamanan tersebut juga memuat aturan lain, yakni posisi petugas medis dan polisi saat berlangsungnya pertandingan. Kemudian, petugas tidak langsung memakai tameng atau masker untuk kondisi tertentu serta aturan jumlah petugas lapangan dan/atau petugas polisi yang berjaga.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com