JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Nglangon Memanas, Tolak Relokasi Puluhan Pemilik Kios Renteng Tuntut Kejelasan Kompensasi. Kios Lebih Luas atau Kompleks Sendiri!

Warga penghuni kios Renteng di Nglangon, Sragen saat menyampaikan aspirasi di DPRD Sragen, Senin (3/10/2022). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penghuni kios renteng RT 04/RW 03, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sragen, Sragen mengadu ke DPRD setempat, Senin (3/10/2022). Mereka menolak digusur dan direlokasi ke Pasar Terpadu Nglangon yang saat ini masih dibangun.

Para warga penghuni kios renteng menghendaki adanya negosiasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen lantaran hingga kini belum ada sosialisasi tentang ukuran kios di Pasar Terpadu Nglangon.

Ketua RT 04/RW 03 kios renteng, Sunardi mengatakan, ada beberapa opsi yang disampaikan pemilik kios renteng. Di antaranya meminta kios dengan ukuran sama dengan yang mereka tempati saat ini yakni 6 x 9 meter.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Mobil Pikap di Depan JNE Masaran, Sopir Langsung Jadi Tersangka

Kemudian, jika tidak bisa dipenuhi ukuran kios tersebut, warga bersedia dipindah ke Pasar Terpadu dengan ukuran yang lebih kecil, tapi dijatah 2 atau 3 unit kios.

“Atau, misalnya tetap dijatah ukuran kios yang kecil, kami menuntut pemkab memberi lahan sekitar 15.000 meter untuk dibangun kompleks sendiri semacam perumahan bagi penghuni kios renteng,” ujar Sunardi.

Menurut Sunardi, jumlah kios renteng saat ini sebanyak 75 unit dengan jumlah pemilik sebanyak 65 orang.

Baca Juga :  Stok Beras Mulai Kritis, Pengusaha Nasional Asal Sragen Ungkap Ancaman Kelangkaan di Depan Mata!

Kios yang dibangun di atas tanah kas desa tersebut sudah berdiri RT sendiri dan juga memiliki balai warga.

Selama ini warga juga selalu rutin membayar PBB dan retribusi kios serta ada akta jual beli lahan yang ditempati.

Warga penghuni kios Renteng di Nglangon, Sragen saat menyampaikan aspirasi di DPRD Sragen, Senin (3/10/2022). Foto/Wardoyo

Ia juga menyampaikan kios yang ditempati itu juga dibeli oleh warga selama 3 kurun waktu yakni 1975, 1991 dan 2009 ke Lurah Sudibyo dan Riyanto dengan bukti kuitansi pembelian.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com