JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Polresta Cirebon Amankan Ratusan Botol Sirup yang Diduga Terkait Penyakit Gagal Ginjal Akut. Salah Satunya Termorex

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman saat memimpin konferensi pers penyitaan ratusan botol sirup diduga terkait penyakit gagal ginjal akut hasil razia di apotek-apotek, Sabtu (22/10/2022). Foto/Wardoyo

CIREBON, JOGLOSEMARNEWS.COM Polresta Cirebon bergerak cepat menyikapi kebijakan Kemenkes menarik peredaran obat-obatan mengandung zat etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang belakangan dikaitkan dengan penyakit gagal ginjal akut pada anak.

Sebanyak 163 botol obat sirup yang peredarannya ditarik BPOM disita dalam sebuah operasi penertiban yang digelar, Sabtu (22/10/2022).

Ratusan botol sirup itu disita karena mengandung zat etilen glikol dan dietilen glikol. Salah satunya sirup termorex untuk anak.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman mengatakan ratusan botol sirup tersebut disita dari sejumlah apotek di wilayah Kabupaten Cirebon dalam razia yang dilaksanakan petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon.

Baca Juga :  Perkosa Santri di Bawah Umur, Ustaz Ramadhan Diganjar 18 Tahun dan Denda Rp 500 Juta

Razia digelar sebagai tindak lanjut keputusan BPOM untuk menarik obat sirup yang mengandung zat yang diduga menyebabkan penyakit gagal ginjal akut.

“Beberapa apotek yang didatangi tidak memajang obat sirup tersebut di etalasenya. Tapi masih disimpan di gudang sehingga kita minta untuk diamankan,” ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Sabtu (22/10/2022).

Razia digelar dengan menerjunkan tim gabungan. Mereka menyisir apotek-apotek di wilayah Cirebon untuk memastikan tidak menjual lagi obat sirup yang izin peredarannya ditarik oleh BPOM.

Baca Juga :  Buntut Hoaks Pembacokan, 2 Ketua Cabang PSHT Kompak Lontarkan Ini!

Kombes Pol Arif menjelaskan berbagai jenis sirup tersebut disita untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Khususnya dalam situasi munculnya kasus gagal ginjal akut yang belakangan menjadi kewaspadaan nasional dan banyak menimbulkan kematian pada anak.

Pihaknya pun bakal berkoordinasi dengan BPOM untuk untuk tindakan lebih lanjut terhadap obat sirup yang diamankan dalam razia apotek di wilayah Palimanan, Arjawinangun, Sumber, hingga Waled, itu.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com