JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sebanyak 918 Dari 1.980 Koperasi Di Karanganyar Tidak Sehat. Wabup Rober Christanto Tetap Menyemangati

Kepala Disdagnakerkop UKM Pemkab Karanganyar Martadi MM (kiri) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto (kanan) / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebanyak 918 dari 1.198 koperasi berbagai sektor usaha di Kabupaten Karanganyar, Jateng berstatus tidak sehat  baik dari status organisasi kepengurusan serta operasionalnya.

Sementara, hasil verifikasi Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi (Disdagnakerkop) dan UKM Pemkab Karanganyar dinyatakan hanya sebanyak 280 yang dinyatakan sehat layak beroperasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdagnakerkop UKM Pemkab Karanganyar Martadi MM pada acara Diklat Koperasi Berbasis Kompetensi Untuk Kasir Koperasi DAK Non Fisik  PK2UMK Tahun 2022 di Indah Palace Hotel, Tawangmangu, Selasa (4/9/2022).

Baca Juga :  Tolak RUU Kesehatan Omnibuslaw, Puluhan Dokter Geruduk DPRD Karanganyar

“Iya verifikasi pendataan up date terhadap koperasi di Karanganyar mayoritas diketahui hanya 280 koperasi yang sehat sedangkan selebihnya buruk baik dari sisi organisasi maupun permodalan dan operasionalnya,” ungkap Kepala Disdagnakerkop UKM Pemkab Karanganyar, Martadi MM.

Martadi menjelaskan sebagian besar koperasi yang dinyatakan tidak sehat itu bergerak dibidang simpan pinjam, koperasi usaha perdagangan dan koperasi sektor jasa lainnya.

Baca Juga :  Keren Gaess,  Karanganyar Kini Punya  Pasar Ikan Terintegrasi Hulu-Hilir

Sedangkan kategori tidak sehat itu terpantau dari kepengurusannya, domisili kantor koperasi serta wilayah operasional dan terakhir akuntabilitas permodalannya.

Bahkan menurut Martadi mayoritas koperasi tersebut banyak yang sudah tutup alias gulung tikar.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com