JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Apeksi: Itu Langkah Mundur, dan Harus Ditolak

Bima Arya dan Gibran Rakabuming. Foto: JSNews/Andro
   

 

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM –Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia  (Apeksi), Bima Arya menyebut wacana MPR dan Wantimpres untuk mengkaji sistem Pilkada kembali oleh DPRD adalah sebuah langkah mundur.

“Kalau buat saya itu langkah mundur. Esensi demokrasi itu partisipasi. Kalau partisipasi udah dibatasi, itu bukan demokrasi,” terangnya ditemui di Loji Gandrung, Rabu, (12/10/2022).

Baca Juga :  Kisah Sadikem, Penjual Tas Plastik Untuk Sepatu Sandal Para Pengunjung Masjid Raya Sheikh Zayed, Musim Haji Ga Ngaruh

Menurutnya yang diperlukan saat ini adalah perbaikan dan penyempurnaan bukan pembatalan. “Perbaikan dan penyempurnaan itu sudah terjadi melalui aturan masa kampanye. Pilkada serentak untuk meminimalkan cost itu juga sudah dilakukan, kita itu sudah on the track,” sambungnya.

Bima Arya berpendapat bahwa wacana tersebut tentunya akan berkemungkinan untuk politik kembali ditentukan oleh elit.  “Langkah mundur, nantinya berpusat lagi politik ditentukan oleh elit, tidak !

Baca Juga :  Jadi Perempuan Inspiratif, Diah Warih Jadi Narasumber Majalah Korsel

Saya kira apeksi tidak setuju,” tegasnya.

Diketahui wacana ini diungkapkan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang dibahas dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jenderal TNI (Purn) Wiranto di Kompleks DPR RI, Senin (10/10/2022). Bamsoet menilai sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) rawan korupsi. (Ando)

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com