JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kaum Buruh Kecam Upaya Pengusaha Ajukan Uji Materiil Aturan Kenaikan Upah, Ini Masalahnya

Presiden Partai Buruh Said Iqbal memberikan keterangan dalam aksi buruh di sekitar Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/10/2022). Apabila enam tuntutan demo buruh tidak diperhatikan pemerintah, Saiq mengklaim akan ada aksi mogok buruh dalam skala nasional / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWSCOM – Rencana pengusaha untuk mengajukan uji materiil terkait Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 tentang Penetapan Upah Minimum (UMP) Tahun 2023, memancing reaksi kontra dari para buruh.

Diketahui, Dalam peraturan tersebut, UMP tahun 2023 diatur naik maksimal 10 persen.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, memahami sikap pengusaha yang mengambil langkah hukum ke Mahkamah Agung (MA) terkait Permenaker tersebut.

Baca Juga :  Disambut Hangat, Mahasiswa Papua Soloraya Curhat Belum Punya SIM dan Sulit Pakai BPJS. Kapolres Sukoharjo Siap Bantu Fasilitasi

Ia  mengatakan kaum buruh menolak sikap Apindo yang ingin menerapkan PP 36 Tahun 2021 dalam formula kenaikan upah minimum.

“Mengecam keras sikap Apindo yang masih bertahan dengan PP 36, padahal sudah ada dasar hukum yang baru,” ucap Said Iqbal dalam Konferensi Pers virtual, Jumat (25/11/ 2022).

Baca Juga :  Kesejahteraan ASN Disebut di Atas Rata-rata, Ini Rincian Gaji PNS dan PPPK

Menurutnya, dalam PP 36 tahun 2021 ada ketentuan yang mengatur adanya batas bawah dan batas atas. Padahal konsep seperti itu di seluruh dunia tidak dikenal. “Yang mengenal hanya perusahaan taksi, yaitu tarif bawah dan tarif atas,” ujarnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com