JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Ribut Dengan Pacar, Pemuda Asal Jatim Nekat Bunuh Diri Tenggak 44 Butir Obat. Beruntung Ada Polisi

Tim kepolisian Sukoharjo saat mengevakuasi pemuda asal Jatim yang hendak bunuh diri menenggak 44 butir obat. Foto/Wardoyo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polsek Kartasura Polres Sukoharjo berhasil menyelamatkan seorang pemuda yang nyaris meninggal karena bunuh diri.

Pemuda itu nekat hendak mengakhiri hidupnya karena masalah dengan pacarnya. Ia nekat menenggak 44 butir obat berbagai macam dari rumah sakit.

Beruntung nyawa korban masih bisa tertolong. Aksi cepat yang dilakukan Polsek Kartasura tersebut merupakan bentuk Quick Respon dari layanan Call Center 110.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Minggu (27/11/2022), mengungkapkan bahwa korban diketahui berinisial AP (24), warga Ponorogo, Jawa Timur.

“Kejadian berawal pada Kamis, (24/11/2022), ketika teman korban yang bernama Aditya Prasetyo, dihubungi korban melalui whatsapp (WA) yang berisikan bahwa korban berpamitan dan menanyakan tempat yang sepi. Namun sesaat setelah teman korban membacanya, pesan WA tersebut dihapus oleh korban, dan korban kembali mengirimkan pesan WA bertuliskan terima kasih,” terang AKBP Wahyu.

Mendapati keanehan pada korban, lanjut Kapolres menerangkan, Aditya Prasetyo kemudian mendatangi korban di kosnya yang beralamatkan di Dukuh Giren, Desa Makam Haji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Sesampainya di tempat korban, Aditya Prasetyo ini mendapati korban sudah dalam keadaan lemas dan muntah-muntah. Ia lantas menghubungi Call Center 110 untuk pertolongan lebih lanjut.

Mendapati laporan tersebut, Polsek Kartasura kemudian mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), dan mengantarkan korban ke Rumah Sakit UNS Kartasura untuk mendapatkan perawatan.

Petugas Polsek juga menghubungi keluarga korban untuk memberitahukan kejadian yang menimpa korban.

Saat di TKP, petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa obat-obatan, seperti obat Lansoprazol sebanyak 10 butir, Divalproex Sodium sebanyak 16 butir, dan obat racikan dari Rumah Sakit Triharsi sebanyak 18 butir.

Dijelaskan Kapolres, saat ini korban sudah membaik dan telah dibawa orang tuanya kembali ke rumahnya di Ponorogo.

Disinggung mengenai alasan korban melakukan percobaan bunuh diri, Kapolres menginformasikan bahwa korban sedikit depresi karena ada masalah dengan teman dekatnya. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com