JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Akhirnya Terungkap Penyebab Puluhan Siswa SDN 3 Balepanjang Baturetno Wonogiri Keracunan

Ilustrasi keracunan / tribunnews

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hasil laboratorium atas sampel pada kasus puluhan siswa SDN 3 Balepanjang Baturetno Wonogiri keracunan.

Ada sejumlah sampel yang dikirim diuji laboratorium. Yakni sampel cilor alias cilok telor, saus, mayonaise, bumbu bubuk, serta muntahan siswa.

Dari hasil laboratorium, Dinas Kesehatan atau Dinkes Wonogiri melaporkan, ada temuan bakteri e coli dalam cilor yang dikonsumsi anak-anak tersebut.

Kepala Dinkes Wonogiri Setyarini mengaku, temuan bakteri e coli terdeteksi saat uji sampel cilok yang dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Hasilnya, terdapat kandungan bakteri Escherichia coli alias e coli.

Baca Juga :  Pencurian Emas di Jatirejo Jatisari Jatisrono Wonogiri, Perhiasan Ratusan Gram Digondol Maling

“Negatif racun, tapi yang positif adalah adanya bakteri di sampel makanan yang kami kirim. Bakteri itu yang menyebabkan infeksi pencernaan ringan,” terang Kepala Dinkes Wonogiri Setyarini baru baru ini.

Kepala Dinkes Wonogiri Setyarini membeberkan, bakteri e coli biasa ditemui dari air yang tidak higienis. Sejatinya, air yang terkontaminasi e coli bisa dinetralkan. Dengan catatan air tersebut dimasak dengan benar dan matang.

Pasca kejadian, dinkes mengimbau agar kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak, terutama para pelajar diperhatikan. Mengingat pemerintah tidak bisa serta-merta melarang pedagang berjualan di luar lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Cek Prakiraan Cuaca Soloraya Kamis 2 Februari 2023, Wilayah Mana Saja yang Bakal Diguyur Hujan Lebat?

“Kami sebenarnya sering melakukan sampling secara berkala. Sasarannya jajanan yang dijual para pedagang di sekitar sekolah. Sampling dilakukan petugas puskesmas,” jelas Kepala Dinkes Wonogiri Setyarini.

Sasaran sampling, mayoritas saus yang dipakai pedagang untuk menambah rasa jajanan. Mengingat ada produk saus yang mengandung zat pewarna. Selain itu, dinkes juga mengimbau anak-anak diberi bekal makanan sehat dari rumah.

Diwartakan sebelumnya sedikitnya ada 20 siswa SDN 3 Balepanjang Baturetno Wonogiri diduga mengalami keracunan. Disinyalir mereka mengalami gejala keracunan usia menyantap jajanan sejenis aci telur alias cilor.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com