JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Puting Beliung Mengamuk di Tanon, 3 Rumah dan Sekolah Rusak, 4 Ruas Jalan Macet Tertutup Pohon

Pohon tumbang yang menutup ruas jalan di wilayah Tanon akibat terjangan puting beliung, Jumat (2/12/2022) petang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Musibah angin puting beliung melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tanon, Sragen, Jumat (2/12/2022) petang.

Terjangan angin membuat sejumlah pohon besar dan kanopi serta papan reklame tumbang.

Tidak hanya itu, 3 rumah, satu warung makan dan sekolah juga rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , terjangan angin melanda sekitar pukul 16.45 WIB. Angin menerjang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur.

Terjangan puting beliung melanda beberapa desa. Di antaranya Desa Gabugan, Slogo, Sambiduwur dan Ketro.

Berdasarkan data yang direkap Polsek Tanon, terjangan puting beliung salah satunya merusak rumah Suharti (45) di Dukuh Karangnongko RT 03, Desa Gabugan, Tanon.

Angin yang menerjang merobohkan pohon trembesi yang berada di samping rumah dan menimpa rumah Suharti dengan kerugian material sekitar Rp 1 juta.

Saat bersamaan, angin juga merusak Warung makan Bunda Selfie di Patihan, Gabugan. Warung makan itu mengalami kerusakan pada genting yang bertebaran dan kaca etalase pecah.

Berikutnya, kerusakan juga dialami rumah milik Sriyono di Dukuh Kayon, Gabugan. Atap teras kanopi miliknya hancur usai diterjang angin dengan taksiran kerugian mencapai Rp 25 juta.

Baca Juga :  31 Tahanan Polres Sragen Terima Tauziah untuk Motivasi dan Perkuat Keamanan Tahanan
Kondisi rumah warga yang rusak diterjang puting beliung. Foto/Wardoyo

Lantas, rumah milik Andri di Dukuh Patihan, Gabugan mengalami kerusakan di bagian genting yang berantakan dan kain usaha konveksi mengalami basah dengan kerugian mencapai Rp 3 juta.

Kemudian, warung Bunda Selfi mengalami kerusakan atap atau genting sampai berhamburan serta kaca lemari etalase tempat jualan mengalami pecah dengan kerugian mencapai Rp 3 juta.

Kapolsek Tanon, AKP Primadhana Bayu Kuncoro menyampaikan selanjutnya kerusakan menimpa atap Sekolah MIN 1 Sragen di Karangnongko, Desa Gabugan yang mengalami kerusakan pada atap atau genting dan pohon mangga roboh.

Angin juga menumbangkan pohon jati di pinggir Jl. Gabugan – Sragen tepatnya di depan Kantor PDAM Tanon mengalami roboh melintang di Jalan Raya mengakibatkan kemacetan.

Lantas papan reklame Museum Sangiran tepatnya di depan Kantor Puskesmas Tanon 1 juga mengalami roboh.

Kemudian pohon mangga di jalur Ketro, Tanon, roboh melintang di Jalan Raya menyebabkan kemacetan lalulintas.

Baca Juga :  Pelaku Pelecehan Levi Penyanyi Campursari di Sragen Berhasil Ditangkap Tim Macan Putih Polres Sragen

Pohon tumbang juga terjadi di Jl.Gabugan-Gemolong tepatnya di Slogo, Tanon dan melintang jalan hingga menyebabkan kemacetan lalulintas. Serta pohon jati di jalan Dukuh Pengger RT.22, Desa Sambiduwur, juga mengalami roboh melintang jalan.

“Adapun langkah yang dilakukan oleh Personel Koramil 19/Tanon, Polsek Tanon dan BPBD Sragen melakukan pemotongan pohon yang tubang melintang di jalan raya dan membantu memotong pohon yang tumbang di lingkungan warga masyarakat,” papar Kapolsek kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Kapolsek menguraikan kejadian bencana alam hujan disertai dengan angin bertiup kencang itu memang banyak menimbulkan kerusakan.

Di antaranya sebagian rumah dan sebagian pohon roboh dan sudah dilakukan pertolongan dan pemotongan oleh aparat keamanan dan BPBD Sragen.

“Perlu disosialisasikan kepada warga masyarakat terkait adanya tanda tanda akan turun hujan yang disertai dengan angin bertiup kencang agar berlindung di lokasi yang aman dan pohon yang kondisi besar yang berada di lingkungan rumah agar dipotong agar tidak membahayakan bagi manusia,” pungkasnya. Wardoyo

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com