Beranda Daerah Boyolali Pas Harga Tinggi, Hama Patek Serang Tanaman Cabai di Boyolali: Petani Terpaksa...

Pas Harga Tinggi, Hama Patek Serang Tanaman Cabai di Boyolali: Petani Terpaksa Lakukan Panen Dini

Hama patek atau busuk buah menyerang sebagian tanaman cabai di wilayah Boyolali. Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Hama patek atau busuk buah menyerang sebagian tanaman cabai di wilayah Boyolali. Kondisi ini membuat pusing sejumlah petani.

Bagaimana tidak, disaat harga cabai tinggi, mereka tak bisa sepenuhnya menikmati. Saat ini, harga cabai di tingkat petani berkisar antara Rp 70 ribu- Rp 80 ribu/kg. Namun, karena terserang patek, maka harga jual hanya berkisar Rp 40 ribu- Rp 50 ribu.

Itupun panen tak bisa maksimal. Biasanya dalam sekali panen dirinya bisa memetik cabai hingga 10 kilogram. Panen dilakukan setiap tiga hari sekali. Namun karena hama patek, dia hanya bisa panen 5 sampai 6 kilogram saja.

“Rugi, mas. Karena patek, hasil panen jadi merosot,” katanya, Selasa (10/1/2023).

Baca Juga :  Boyolali Perkuat Benteng Moderasi Beragama Lewat Edukasi di Sekolah

Dijelaskan, serangan patek disebabkan cuaca ekstrem belakangan ini.

“Kalau sudah terserang patek, sulit untuk diobati. Sudah disemprot pestisida, namun tanaman tetap kena juga. Kami hanya bisa pasrah.”

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali, Bambang Jianto mengaku sudah mendapat laporan adanya penyakit patek yang menyerang tanaman cabai. Hanya saja, belum ada laporan serangan dalam skala luas.

“Ada laporan, namun hanya skala kecil. Namun setiap laporan langsung ditindaklanjuti dengan penyemprotan pestisida maupun pemberantasan yang ramah lingkungan.”

Ditambahkan, cuaca ekstrem memang membuat tanaman cabai mudah diserang penyakit patek. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Colletroticum capsici yang timbul saat kondisi lingkungan lembab.

“Seperti ketika musim hujan ekstrem sekarang ini, tentu menjadi momok bagi petani cabai.” Waskita

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.