JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Pemuda Sleman Ini Tewas Usai Duel dengan Teman Nongkrongnya

KP (21) warga Trimulyo ditahan polisi dengan tuduhanpembunuhan terhadap rekannya / tribunnews

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kisah tragis terjadi di Sleman. Dua orang pemuda, KP (21) dan KATM (22) duel, dengan masing-masing menggunakan senjata celurit dan pedang.

Setelah perkelahian itu selesai, keduanya berpelukan dengan luka-luka di tubuhnya. Keduanya kemudian sama-sama ke rumah sakit untuk berobat, namun sayang, salah seorang dari mereka, KATM, meninggal dunia.

Awalnya, duel antara KP (21) warga Trimulyo dan KATM (22) warga Caturharjo itu dipicu karena tersangka jengkel sering diganggu, dibully bahkan dipalak oleh korban.

Kaur Bin Ops Reskrim Polresta Sleman, Iptu M. Safiudin bercerita, peristiwa duel berujung maut tersebut terjadi Sabtu (4/3/2023) dinihari, sekira pukul 03.15 WIB di sebuah lahan kosong selatan pabrik GKBI Medari, Sleman.

Baca Juga :  Mahasiswa FK UNS Tewas Terjatuh dari Tebing 37 Meter Saat Ikut Susur Goa Braholo di Gunungkidul

Kronologi kejadian bermula ketika tersangka merasa geram dan jengkel terhadap korban, yang merupakan teman satu tongkrongan tetapi sering mengganggu, membully bahkan memalak dirinya.

Malam itu, tersangka mengajak korban untuk bertemu di rumah salah satu teman di Medari karena bermaksud mengklarifikasi hal itu.

Keduanya lalu bertemu di rumah saksi sekira pukul 23.30 WIB.

Saat itu, korban menantang kepada tersangka untuk duel jalanan mengendarai sepeda motor dan memakai senjata tajam.

Tersangka menolak karena tidak memiliki teman yang bisa menjadi Joki.

Sebagai gantinya, tersangka mengusulkan untuk duel satu lawan satu menggunakan tangan kosong.

“Namun korban saat itu tidak berani sehingga akhirnya yang terakhir tersangka memutuskan untuk menantang, yang mereka sebut sabet-sabetan atau saling sabet dengan senjata tajam,” kata Safiudin didampingi Kasi Humas Polresta Sleman AKP Edy Widaryana, di Mapolresta Sleman, Kamis (9/3/2023).

Baca Juga :  Lebaran 2023, Jalur Tol Yogya-Solo Bakal Dioperasikan, Ini Rencana Dishub DIY  Antisipasi Kemacetan

Tersangka malam itu sudah membawa senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di halaman rumah saksi.

Sedangkan korban belum memiliki senjata.

Korban akhirnya keluar dari rumah saksi untuk mencari senjata.

Duel disepakati dilakukan Sabtu pukul 02.00 dinihari.

Jika hingga jam itu korban tidak kembali maka duel dianggap batal.

Semula tersangka bermaksud mengurungkan niatnya untuk duel. Sebab, korban pergi mencari senjata cukup lama.

Namun saat di whatsApp, korban mengaku sudah mendapatkan senjata dan sedang perjalanan menuju lokasi.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com