JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Gantung Diri di Kamar, Remaja Imogiri Bantul Meninggal

ilustrasi gantung diri
Ilustrasi tewas bunuh diri gantung diri. Foto/Istimewa
   

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gantung giri hebohkan warga Imogiri, Bantul.  Jika di Sleman seorang mahasiswa ditemukan gantung diri di kamar kostnya, maka di Bantul ini, seorang remaja juga ditemukan gantung diri di rumahnya di RT 1, Padukuhan Jayan, Kalurahan Kebonagung, Imogiri, Bantul.

Korban berinisial GPP (24) ditemukan gantung diri oleh adiknya dan kerabatnya dalam kondisi sudah meninggal pada Sabtu (8/7/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Imogiri, Kompol Suharno menjelaskan,  informasi mengenai korban yang gantung diri tersebut disampaikan oleh adik korban yang kebetulan datang  ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Dicurigai Hendak Curi Sepeda Ontel, Pria Asal Sleman Ini Coba Lari, Akhirnya Dibekuk dan Diserahkan ke Polres Bantul

“Saat itu, adik korban datang rumah korban sekitar  pukul 10.00 WIB dengan maksud menjenguk kakaknya,” beber Kapolsek Imogiri.

Berkali-kali adik korban memencet tombol bel rumah, namun sama sekali tidak mendapat respons dari dalam, alih-alih dibukakan pintu.

Mendapati hal itu, adik korban pun pulang dan memberitahukan hal tersebut kepada kakek dan tante korban.

Lalu, sekitar pukul 15.30 WIB, baik kakek, tante maupun adik korban kembali datang dengan membawa kunci duplikat.

Mereka pun kemudian langsung membuka kunci rumah dan langsung menuju ke kamar korban. Betapa terkejutnya mereka bertiga, karena ternyata korban sudah tergantung di kamarnya.

Baca Juga :  Bus Terguling di Jalan Imogiri Panggang, 7 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

“Korban sempat diturunkan oleh mereka bertiga dengan memotong tali rafia dengan gunting dan memanggil warga-warga setempat untuk dimintai pertolongan,” imbuhnya.

Saat diturunkan, diketahui korban sudah tidak lagi bernyawa. Sebagian warga kemudian melapor ke kepolisian setempat.

“Kemudian korban diperiksa oleh petugas INAFIS dan petugas Puskesmas Imogiri 2. Hasil dari pemeriksaan itu tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Selanjutnya, korban dimakamkan oleh keluarganya di Kapanewon Imogiri,” tutupnya.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com