JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Pemilih Antusias Ikut Pemungutan Suara Ulang di Empat TPS Boyolali

Pemungutan suara ulang (PSU) atau coblosan ulang harus digelar di empat TPS di wilayah Kabupaten Boyolali. Foto Ilustrasi. Foto: Waskita
   

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemungutan suara ulang (PSU) atau coblosan ulang harus digelar di empat TPS di wilayah Kabupaten Boyolali. PSU digelar pada Minggu (18/2/2024), khusus untuk pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP) dan DPR RI.

Keempat TPS itu yakni TPS 16 di Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali Kota; TPS 2 Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo; TPS 7 Desa Mojolegi, Kecamatan Teras serta TPS 13 Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel.

Dari pantauan, di TPS 7 Desa Mojolegi, Teras, nampak para pemilih antusias ikut PSU. Bahkan, mereka rela antre dengan tertib duduk di kursi yang sudah disiapkan kelompok panitia pemungutan suara (KPPS).

Setelah namanya dipanggil sesuai nomor urut, pemilih mendapatkan dua surat suara untuk dicoblos di bilik suara. Kemudian surat suara dilipat kembali untuk dimasukkan ke dalam kotak suara. Sebelum keluar TPS, pemilih mencelupkan ujung jarinya ke dalam tinta.

Baca Juga :  Usai  Lebaran, Harga Bumbu Dapur di Pasar Boyolali Masih Tinggi, Namun Harga Sayur Turun

Salah satu pemilih, Nunik mengaku tidak keberatan mengikuti PSU tersebut. Meskipun awalnya kaget mendapatkan surat undangan, namun dia tetap datang ke TPS. “Ya, awalnya kaget, kok dapat undangan untuk coblosan lagi. Lalu saya cari info, ternyata penyebabnya ada pemilih yang tidak memenuhi syarat,” katanya usai ikut PSU.

Ketua KPU Boyolali, Maya Yudayanti berharap seluruh proses PSU di empat TPS tersebut berjalan lancar. Apalagi setelah dilihat bahwa antusiasme pemilih masih tinggi. Mereka rela datang kembali ke TPS untuk ikut PSU.

Baca Juga :  Memprihatinkan, Prasasti Sarungga di Cepogo, Boyolali  Merana, Belum Dilindungi Secara Arkeologis

“PSU ini digelar karena sebelumnya ditemukan adanya pemilih yang tak berhak namun diberikan surat suara oleh KPPS.”

Sehingga kemudian diputuskan untuk PSU. KPPS kemudian memberikan undangan lagi kepada pemilih yang masuk dalam DPT, DPTb dan DPK.

“Pelaksanaan PSU sengaja dipilih hari Minggu. Kan hari libur, jadi pemilih juga memiliki waktu longgar.”

Nantinya setelah proses penghitungan suara selesai, lanjut dia, maka logistik pemilu langsung dikirimkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Jadi tidak perlu dikirimkan ke PPS terlebih dahulu.

“Pasalnya, seluruh logistik pemilu saat ini sudah berada di PPK. Untuk penghitungan surat suara bakal digelar serentak pada Senin (19/2/2024),” katanya. Waskita

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com