JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Diserang Tawon Vespa, Lansia di Sleman Meninggal Dunia

Ilustrasi mayat | tribunnews
   

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sekawanan tawon vespa affinis membawa korban jiwa di Padukuhan Sembuhan Kidul, Kalurahan Sendangmulyo, Minggir, Kabupaten Sleman, Minggu (12/5/2024).

Korban adalah seorang perempuan lanjut usia (lansia) berinisial SD,  berusia 89 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhir lebih kurang 5 jam setelah kejadian.

Korban sebenarnya sempat dilarirkan ke rumah sakit. Namun upaya medis tak membuahkan hasil dan nyawa korban tidak tertolong.

Lurah Sendangmulyo, Minggir Budi Susanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterima, kronologi kejadian nahas tersebut bermula ketika korban siang itu sedang memetik daun pepaya menggunakan galah bambu di pekarangan sebelah rumahnya, pada Minggu (12/5/2024) sekira pukul 13.30 WIB.

Baca Juga :  Gasak Truk yang Sedang Ganti Ban di Jalan Wates, Bus Ringsek, 6 Penumpang Luka-luka

Setelah selesai memetik daun pepaya, galah tersebut disenderkan di pohon mangga.

Korban maupun warga sekitar tidak ada yang tahu, pohon mangga tersebut ternyata menjadi sarang tawon vespa.

“Tawon mubal (dari sarang) dan otomatis menyerang. Dihitung kurang lebih ada 40 antupan (sengatan),” kata Budi, Selasa (14/5/2024).

Menurut Budi, ketika korban diserang tawon, sejumlah warga, termasuk anaknya yang mengetahui kejadian tersebut berupaya membantu.

Total ada empat orang yang memberikan pertolongan dan mereka juga akhirnya menjadi sasaran serangan tawon.

 

Bahkan dua dari empat orang yang menolong juga harus mendapatkan suntikan dokter karena cukup banyak mendapatkan sengatan tawon.

Baca Juga :  Perempuan Asal Semarang Meninggal di Kamar Kost di Bantul

Setelah diserang tawon, korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun takdir berkehendak lain.

Lebih kurang lima hingga enam jam setelah kejadian tersebut korban menghembuskan nafas terakhir.

“Kejadian jam 13.30 siang. Malamnya, sekitar 19.00 meninggal dunia. Almarhumah ini sempat salat magrib di rumah sakit sebelum meninggal dunia,” kata dia.

Lebih lanjut, Budi mengatakan sarang tawon di pohon mangga tersebut saat ini sudah dievakuasi oleh warga dan relawan tanggap bencana Kalurahan.

Pasca kejadian ini, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada, terutama jika mengetahui ada sarang tawon vespa agar sebaiknya melapor untuk segera ditindaklanjuti.

www.tribunnews.com

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com