JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Jalani Perawatan di 3 Rumah Sakit, 4 Orang JCH Ditunda Keberangkatannya ke Tanah Suci

Para jemaah calon haji tengah bersiap-siap untuk berangkat, sementara empat orang harus tertunda karena sakit | Foto: Waskita
   

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak empat orang jemaah calon haji (JCH) menjalani perawatan di rumah sakit. Dua orang dirawat di RS Pandan Arang Boyolali, satu orang di RS  Dr Moewardi Solo dan seorang lagi dirawat di RS TNI AU.

“Keberangkatan jemaah yang sakit akan diikutkan pada kloter berikutnya,” ujar Kepala Sub Bagian Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rahma Indriadi, Kamis (16/5/2024).

Selain itu, ada tiga jemaah batal berangkat ke tanah suci karena tidak laik terbang. Yaitu 1 jemaah dari Kabupaten Temanggung dan 2 dari Kabupaten Magelang. Ketiganya dikembalikan ke daerah asal karena demensia.

Baca Juga :  Disnakan Boyolali Kian Gencarkan Pemeriksaan Ternak Jelang Idul Adha

Untuk data jemaah yang masuk Asrama Haji Donohudan (AHD) hingga Rabu (15/5/2024) pukul 23.59, tercatat sebanyak 19 kloter, dengan jumlah 6.846 jemaah. Sebanyak 5.400 jemaah dari 15 kloter diantaranya sudah diterbangkan ke tanah suci.

Sedangkan kedatangan hari ini, Kamis (16/5/2024) ada 2 kloter. Yaitu, kloter 20 asal Kabupaten Banyumas dan Cilacap datang di AHD pukul 06.00 tadi pagi. Dan kloter 21 asal Kabupaten Cilacap dijadwalkan tiba di AHD pada pukul 12.00.

Kemudian, jadwal keberangkatan jemaah haji ke tanah suci sebanyak 4 kloter. Rinciannya, kloter 16 asal Kabupaten Banjarnegara dan  Purbalingga berangkat pukul 04.10. Kloter 17 asal Kabupaten Purbalingga dan Banyumas pada pukul 13.00.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi ke-177 Kabupaten Boyolali, 10.000 Peserta Ikuti Jalan Sehat

“Lalu kloter 18 asal Banyumas pukul 10.55 dan kloter 19 asal Kabupaten Banyumas pada pukul 22.10.”

Para jemaah setiba di AHD diminta agar beristirahat secukupnya. Tujuannya, agar kondisi badan tetap bugar dan fit sembari menunggu jadwal keberangkat ke tanah suci. Jika merasa kurang enak badan, dapat secepatnya berhubungan dengan petugas kesehatan.

“Sehingga dapat diambil tindakan secepatnya,” paparnya.  Waskita

  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com