WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana pagi di Brengalan, Desa Pule, Kecamatan Selogiri Wonogiri mendadak heboh. Seekor sapi milik warga bernama Wardoyo Budi Santoso tiba-tiba hilang kendali dan berujung insiden tak terduga pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Bukan sekadar lepas dari ikatan, sapi tersebut justru melangkah ke area resapan septic tank. Tanpa ampun, tutup lubang yang tak kuat menahan bobotnya langsung jebol. Dalam hitungan detik, tubuh besar sapi itu terperosok ke dalam lubang sempit, memicu kepanikan warga sekitar.
Situasi langsung berubah jadi darurat. Warga yang menyaksikan kejadian itu segera melapor, dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri langsung bergerak cepat ke lokasi. Evakuasi tidak bisa dilakukan sembarangan—ruang sempit, posisi sapi terjepit, dan risiko cedera membuat proses jadi penuh perhitungan.
Tim gabungan pun diterjunkan:
✓ BPBD Kabupaten Wonogiri
✓ Tim SAR Kabupaten Wonogiri
✓ Warga setempat
Semua bahu-membahu menghadapi situasi yang tidak biasa ini.
“Kami menerima laporan pukul 08.00 WIB dan segera berkoordinasi dengan tim SAR. Proses evakuasi membutuhkan ketelitian agar tidak membuat hewan semakin stres atau terluka di dalam lubang,” ujar Wiyanto, petugas BPBD di lokasi.
Proses penyelamatan berlangsung menegangkan. Bukan hitungan menit, melainkan hampir dua setengah jam tim harus berjibaku mengangkat tubuh sapi dari lubang sempit tersebut. Setiap gerakan harus presisi, salah langkah bisa berakibat fatal.
Akhirnya, sekitar pukul 10.30 WIB, usaha panjang itu membuahkan hasil. Sapi berhasil ditarik keluar dalam kondisi hidup. Namun, kondisinya jauh dari kata normal—terlihat sangat lemas setelah lama terjepit di ruang sempit.
“Sapi berhasil dievakuasi dengan selamat. Kami sudah meminta pemilik untuk segera menghubungi dokter hewan agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Wiyanto.
Meski selamat, insiden ini meninggalkan kekhawatiran serius. Durasi terjepit yang cukup lama berpotensi memicu cedera internal atau stres berat pada hewan.
Kejadian ini jadi peringatan keras bagi para peternak:
• Pastikan ikatan ternak benar-benar kuat
• Hindari area berbahaya seperti septic tank terbuka
• Periksa kekuatan struktur penutup lubang resapan
• Amankan lingkungan sekitar kandang dari risiko runtuh
Satu kelalaian kecil bisa berujung kejadian besar. Di Selogiri, pagi itu sudah membuktikannya. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














