Beranda Daerah Solo Walk For Autism 2026 Menuju Solo Kota Inklusif

Walk For Autism 2026 Menuju Solo Kota Inklusif

Seribuan peserta mengikuti kegiayan jalan sejat bertajuk Walk For Autism (WFA) 2026, Minggu (12/4/2026) pagi. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Seribuan peserta mengikuti kegiayan jalan sejat bertajuk Walk For Autism (WFA) 2026, Minggu (12/4/2026) pagi. Start di Pamedan Pura Mangkunegaran, kegiatan yang diinisiasi oleh Junior Chamber International (JCI) Solo tersebut menjadi penguat komitmen Kota Solo menjadi kota ramah disabilitas.

Wali Kota Solo, Respati Ardi mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menegaskan Kota Solo terus berupaya memastikan prinsip no one left behind (tidak ada satu pun yang ditinggalkan) berjalan secara nyata.

“Atas nama Pemerintah Kota Solo, kami mengucapkan terima kasih kepada JCI dan Gusti Sura dari Mangkunegaran yang selalu membersamai. Kami menjamin hak-hak yang sama bagi seluruh warga. Solo adalah ibu kota disabilitas, di mana fasilitas publik hingga pusat perbelanjaan wajib ramah disabilitas melalui regulasi Perda,” bebernya.

Menurut Respati, sampai saat ini Pemkot Solo telah mewajibkan sektor usaha untuk menyerap minimal satu persen tenaga kerja dari kalangan disabilitas sebagai bentuk pemberdayaan nyata.

Baca Juga :  Gugatan Alumni UGM Soal Ijazah Jokowi Kandas di PN Solo

Sementara itu, pereakilan Pura Mangkunegaran GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo menegaskan pihaknya terbuka untuk penyelenggaraan kegiatan sosial yang inklusif. Menurutnya, acara ini sangat penting untuk mengedukasi masyarakat agar merangkul penyandang autisme tanpa stigma.

“Harapannya, acara ini terus ada untuk membuka hati dan mindset orang-orang bahwa kita semua sama. Hari ini, anak-anak dari komunitas autis juga menunjukkan kebolehan menari, membuktikan bahwa mereka memiliki nilai dan kemampuan yang bagus,” ujarnya.

Di sisi lain, Local President JCI Solo, Pulung Priyo Utomo, menjelaskan kegiatan diikuti anak-anak berkebutuhan khusus, guru, orang tua dari 16 yayasan dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Solo dan masyarakat umum.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Hadiri Purbayan Syawalan Digelar Tuntas Subagyo

“Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak 2 April lalu. Setelah ini, kami akan fokus pada peningkatan kapasitas melalui program parenting bagi orang tua dan metode pembelajaran bagi guru. Goal akhirnya, kami upayakan adanya tes minat bakat agar potensi anak autis bisa tersalurkan dengan tepat,” tukasnya. *

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.