Beranda Daerah Solo Antusiasme Tinggi, Pameran Surakusuma Mangkunegaran Catat 3.209 Pengunjung

Antusiasme Tinggi, Pameran Surakusuma Mangkunegaran Catat 3.209 Pengunjung

Pengunjung mengikuti salah satu pengalaman ruang dalam instalasi Surakusuma di Bale Sisworini, Pura Mangkunegaran, Surakarta. Instalasi seni ini mengajak masyarakat memaknai Bulan Sura melalui ruang refleksi yang menghubungkan perjalanan masa lalu, masa kini, dan masa depan | Foto: Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Antusiasme masyarakat terhadap Pameran Surakusuma yang digelar Pura Mangkunegaran terus mengalir. Sejak dibuka untuk umum pada 18 Juni 2026, sebanyak 3.209 pengunjung telah melakukan registrasi untuk mengikuti pengalaman ruang reflektif yang dihadirkan dalam instalasi tersebut.

Tingginya jumlah pengunjung menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap ruang-ruang kontemplatif yang mengangkat nilai-nilai budaya Jawa sebagai media untuk memaknai datangnya Bulan Sura atau Tahun Baru Jawa.

Melalui rilis yang dikirim ke Joglosemarnews disebutkan, Surakusuma merupakan instalasi yang dihadirkan Mangkunegaran untuk mengajak masyarakat memaknai Bulan Sura sebagai momentum mulih, yakni kembali kepada diri sendiri. Konsep tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai perjalanan pulang ke suatu tempat, melainkan sebagai proses menghadirkan kembali kesadaran diri melalui perenungan atas perjalanan hidup.

Pengalaman tersebut diwujudkan melalui tiga ruang yang merepresentasikan tiga laku waktu, yaitu Atita (masa lalu), Atiki (masa kini), dan Anagata (masa depan). Ketiga ruang itu membentuk alur perjalanan yang mengajak setiap pengunjung melalui proses refleksi, penyelarasan, dan pertumbuhan hingga mencapai kondisi manunggal, yakni ketika tubuh, pikiran, dan batin berada dalam keselarasan.

Baca Juga :  Hasil Hubungan Gelap, Bayi 4 Hari Ditinggal di Toilet KA Sancaka karena Pelaku Sudah Beristri

Keunikan Surakusuma juga terletak pada sifatnya yang terus berkembang. Instalasi ini dibentuk oleh jejak setiap pengunjung yang hadir dan berinteraksi di dalam ruang, sehingga karya tersebut terus berubah dan bertumbuh sepanjang penyelenggaraan pameran.

Melalui pengalaman itu, perjalanan mulih diharapkan menjadi jalan menuju pulih, yaitu kondisi ketika seseorang dapat melangkah kembali dengan kesadaran yang lebih utuh, batin yang lebih tenang, serta hubungan yang lebih harmonis dengan diri sendiri, sesama, maupun semesta.

Pameran Surakusuma masih akan berlangsung hingga 21 Juli 2026 di Bale Sisworini, Pura Mangkunegaran. Masyarakat yang ingin mengikuti pengalaman ruang tersebut dapat melakukan reservasi melalui akun Instagram @info.mn atau mendaftar langsung di lokasi pameran.

Melalui Surakusuma, Mangkunegaran berharap Bulan Sura tidak hanya dipahami sebagai pergantian penanggalan Jawa, tetapi juga menjadi momentum untuk berhenti sejenak, merefleksikan perjalanan hidup, dan kembali melangkah dengan kesadaran yang lebih utuh.

Baca Juga :  Polisi & Jaksa Memanas, Pakar Hukum : Tinggalkan Ego Sektoral, Jalin Lagi Sinergi Agar Tidak Terjadi Kekosongan Penegakan Hukum

Menurut saya, lead yang menonjolkan 3.209 pengunjung membuat berita memiliki nilai berita (news value) yang lebih kuat karena ada unsur aktualitas dan dampak, sedangkan filosofi Surakusuma tetap mendapat ruang yang cukup untuk menjelaskan mengapa pameran tersebut menarik perhatian masyarakat. [*]

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.