Beranda Daerah Wonogiri Asap Tebal Muncul Saat Senja, 1,5 Hektare Hutan di Wonogiri Terbakar

Asap Tebal Muncul Saat Senja, 1,5 Hektare Hutan di Wonogiri Terbakar

Kebakaran
Upaya pemadaman kebakaran di Kebyuk Kidul Sidoharjo Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepulan asap tebal yang membumbung dari kawasan perbukitan di Dusun Kebyuk Kidul, Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, membuat warga dibuat waspada pada Selasa (21/7/2026) petang. Beruntung, respons cepat personel Polsek Sidoharjo bersama TNI, Tim Reaksi Cepat (TRC) Resi Giri, serta warga berhasil mengendalikan kobaran api sebelum meluas hingga mengancam permukiman.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa musim kemarau membawa risiko tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Vegetasi yang mengering membuat api sangat mudah menyebar hanya dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB. Seorang warga, Andrian Suryo Nugroho, melihat kepulan asap tebal muncul dari kawasan hutan di sisi barat perbukitan. Merasa ada yang tidak beres, ia segera melakukan pengecekan ke lokasi.

Benar saja, api ternyata telah membakar hamparan daun jati yang mengering, semak belukar, hingga kawasan hutan rakyat yang ditumbuhi bambu dan pohon jati. Kondisi lahan yang kering membuat kobaran api bergerak cukup cepat sehingga berpotensi meluas apabila tidak segera dipadamkan.

Laporan dari warga langsung ditindaklanjuti. Personel Polsek Sidoharjo bersama Koramil Sidoharjo, relawan TRC Resi Giri, dan masyarakat sekitar bergerak menuju lokasi. Mereka berjibaku memadamkan api sekaligus membuat lokalisir agar kobaran tidak merembet ke area lain, terutama ke arah permukiman warga.

Baca Juga :  Fredy Sasono Dimutasi dari Camat Selogiri, Bupati Wonogiri Ambil Langkah Mengejutkan, Sempat Ramai Dituntut Dicopot

Kerja sama lintas unsur itu berlangsung selama beberapa jam. Dengan peralatan yang tersedia dan semangat gotong royong, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare, meliputi semak belukar dan kawasan hutan rakyat. Api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.40 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang masih tersisa yang dapat memicu kebakaran kembali.

Meski luas lahan yang terbakar cukup signifikan, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Hal ini tidak lepas dari cepatnya penanganan seluruh pihak yang terlibat sejak laporan pertama diterima.

Berdasarkan hasil pendataan sementara di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang mengenai vegetasi kering. Dalam kondisi musim kemarau, daun-daun kering, semak belukar, serta ranting yang menumpuk menjadi bahan bakar alami yang membuat api mudah membesar.

Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang bergerak cepat dalam proses pemadaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada personel Polri, TNI, relawan TRC Resi Giri, dan masyarakat yang telah bahu-membahu melakukan pemadaman. Berkat kerja sama yang baik, kebakaran dapat segera dikendalikan sehingga dampak yang lebih besar dapat dicegah,” ujar AKP Anom Prabowo.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama saat berada di kawasan hutan maupun lahan kering yang mudah terbakar.

Baca Juga :  Innalillahi! Warga Tanjungsari Jatisrono Meninggal Saat Tebang Pohon di Samping Rumah

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah maupun lahan, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kepulan asap agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” tambahnya.

Polres Wonogiri terus memperkuat langkah pencegahan melalui sinergi dengan TNI, pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan yang sering meningkat saat musim kemarau.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Langkah sederhana seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta segera melapor jika menemukan kepulan asap dapat menjadi tindakan awal yang sangat penting untuk mencegah kebakaran berskala besar. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.