Beranda Daerah Wonogiri Fredy Sasono Dimutasi dari Camat Selogiri, Bupati Wonogiri Ambil Langkah Mengejutkan, Sempat...

Fredy Sasono Dimutasi dari Camat Selogiri, Bupati Wonogiri Ambil Langkah Mengejutkan, Sempat Ramai Dituntut Dicopot

Camat Giritontro Fredy Sasono. JSnews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Babak baru polemik yang beberapa waktu terakhir menyita perhatian masyarakat Kabupaten Wonogiri akhirnya terjawab. Sosok Fredy Sasono, yang sebelumnya menjadi sorotan setelah muncul gelombang tuntutan pencopotan dari jabatannya sebagai Camat Selogiri, kini resmi bergeser ke posisi baru sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonogiri.

Mutasi tersebut diumumkan dalam Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Wonogiri Tahun 2026 yang digelar di Graha Personalia BKPSDM Kabupaten Wonogiri, Sabtu (18/7/2026).

Sejumlah pejabat lain yang ikut dilantik dalam rotasi kali ini, yaitu:

✓ Didik Ropiyadi, dari Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi Sekretaris Inspektorat Kabupaten Wonogiri.

Fredy Sasono, dari Camat Selogiri menjadi Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Wonogiri.

✓ Pardianto, dari Kepala UPTD Pengelola Obyek Wisata menjadi Kepala UPTD Pengelola Obyek Wisata dan Sarana Prasarana Olahraga pada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Wonogiri.

✓ Stefany Agung Sedayu, mendapat penyesuaian nomenklatur jabatan sebagai Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri.

Keputusan ini langsung menjadi perhatian publik karena nama Fredy Sasono sebelumnya menjadi salah satu pejabat yang paling banyak diperbincangkan di Wonogiri. Berbulan-bulan terakhir, posisinya sebagai Camat Selogiri menjadi pusat polemik menyusul munculnya aspirasi dari ratusan perangkat desa Kecamatan Selogiri yang meminta Pemerintah Kabupaten Wonogiri melakukan evaluasi terhadap kepemimpinannya.

Kini, teka-teki mengenai masa depan jabatan Fredy akhirnya terjawab. Ia tidak lagi menjabat sebagai Camat Selogiri dan dipercaya mengemban tugas baru sebagai Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga :  Rahasia di Balik Akad Nikah yang Tertib, Penghulu Baru Wonogiri Ternyata Wajib Ikut Simulasi Ini

Dalam pelantikan tersebut, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas birokrasi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jabatan dan status sebagai ASN bukanlah sebuah fasilitas untuk bersantai, bukan pula panggung untuk menuntut hak tanpa menunaikan kewajiban. Jabatan adalah amanah, sebuah tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat Wonogiri,” tegas Bupati Setyo Sukarno di hadapan para pejabat yang dilantik.

Menurutnya, seluruh ASN harus meninggalkan pola kerja lama yang hanya berorientasi pada rutinitas.

“Era zona nyaman bagi ASN sudah lama berakhir. Kita berada di era kompetisi dan akuntabilitas. Kinerja Saudara akan dipantau dan dievaluasi secara berkala, ketat, dan berbasis output serta outcome,” ujar Setyo Sukarno.

Ia juga menegaskan tidak ingin lagi melihat aparatur yang bekerja sekadar memenuhi absensi tanpa memberikan dampak nyata terhadap pelayanan publik.

“Jika kinerja Saudara buruk, tidak menutup kemungkinan akan ada sanksi, demosi, atau penataan ulang posisi jabatan,” katanya.

Selain evaluasi kinerja, Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat agar segera memperbaiki kualitas pelayanan publik.

“Saya minta rombak total cara berpikir dan cara kerja yang berbelit-belit. Tidak boleh lagi ada keluhan masyarakat terkait pelayanan publik yang lambat, aparat yang tidak ramah, atau sistem yang mempersulit urusan rakyat. Ingat, fungsi utama kita adalah melayani, bukan dilayani,” tegasnya.

Sebelum mutasi ini terjadi, nama Fredy Sasono memang menjadi perbincangan hangat setelah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Selogiri bersama ratusan perangkat desa menyampaikan aspirasi ke Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga :  Innalillahi, Kecelakaan di Depan SMPN 3 Baturetno, Pembonceng Motor Meninggal Dunia, Begini Kronologi Lengkapnya

Dalam audiensi bersama sejumlah pimpinan OPD, berbagai keluhan disampaikan secara terbuka. Mereka menilai hubungan kerja dengan Camat Selogiri saat itu tidak lagi berjalan harmonis.

Beberapa perangkat desa mengaku pernah menerima ucapan yang dianggap merendahkan, merasa dipermalukan di depan umum, hingga menyampaikan adanya persoalan komunikasi yang dinilai berdampak terhadap suasana kerja pemerintahan desa.

Mereka juga menyinggung persoalan pelaksanaan upacara bendera, pembiayaan Festival Bothok, kegiatan lintas sektor, hingga komunikasi terkait berbagai program pembangunan desa.

Atas dasar itulah muncul tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Wonogiri melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan Camat Selogiri.

Di tengah derasnya tuntutan tersebut, Fredy Sasono kala itu memilih menyerahkan seluruh keputusan kepada pimpinan daerah.

“Saya serahkan ke pimpinan,” ujarnya singkat saat ditemui wartawan.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya dipindahkan dari jabatan Camat Selogiri, Fredy juga memberikan jawaban yang kemudian banyak dikutip masyarakat.

“Namanya prajurit ya siap,” katanya. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.