Beranda Daerah Solo The Royal Surakarta Orchestra Tutup Solo Keroncong Festival 2026 dengan Penampilan Megah

The Royal Surakarta Orchestra Tutup Solo Keroncong Festival 2026 dengan Penampilan Megah

The Royal Surakarta Orchestra tampil memukau pada malam penutupan Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (19/7/2026) | Foto: Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 resmi berakhir pada Minggu (19/7/2026) malam di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Memasuki hari terakhir penyelenggaraan, festival menghadirkan beragam kolaborasi musisi lintas generasi yang semakin menegaskan eksistensi musik keroncong sebagai warisan budaya yang terus berkembang.

Rangkaian penampilan dibuka oleh perwakilan sejumlah kecamatan di Kota Solo. Kecamatan Jebres dan Serengan menjadi pembuka acara dengan sajian musik keroncong bernuansa lokal, kemudian disusul penampilan Kecamatan Banjarsari yang membawakan komposisi musik penuh harmoni.

Sejumlah musisi dan tamu undangan tampil bersama di atas panggung Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 pada malam penutupan di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (19/7/2026) | Foto: Istimewa

Suasana semakin semarak saat Orkestra Keroncong SMA Pangudi Luhur Jakarta berkolaborasi dengan Orkestra Keroncong Batavia Mood. Kolaborasi tersebut membawakan lima lagu dengan sentuhan aransemen modern.

Penampilan berikutnya menghadirkan Duo Wening & Jepank bersama Hendri Lamiri yang menyuguhkan harmonisasi musik bernuansa intim. Dalam kesempatan tersebut, mereka membawakan sejumlah lagu bertema Kota Solo, di antaranya lagu Solo Berseri.

Malam penutupan juga dimeriahkan oleh penampilan Joharini yang menghadirkan eksplorasi aransemen keroncong dengan nuansa berbeda. Setelah seluruh penampilan selesai, panitia memberikan sertifikat penghargaan kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam festival.

Baca Juga :  Geledah Rumah Keluarga Bupati Etik Suryani di Laweyan, Penyidik KPK Bawa Dua Koper Hitam

Puncak acara ditandai dengan penampilan The Royal Surakarta Orchestra yang berkolaborasi bersama Rozita Rohazad, Hendri Lamiri, dan Iksan Skuter. Kolaborasi tersebut menghadirkan pertunjukan orkestra yang menjadi salah satu sorotan utama pada malam penutupan.

Musisi Iksan Skuter mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui keterlibatannya dalam Solo Keroncong Festival tahun ini.

“Suatu pengalaman yang menarik, karena pertama kali saya membawakan karya saya dalam format keroncong di Kota Solo,” ujarnya.

Ia berharap Solo Keroncong Festival terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda budaya yang semakin besar.

“Harapan saya, semoga acara ini menjadi acara tahunan dan berkembang menjadi kebanggaan Soloraya dan Indonesia,” tambahnya.

Panitia Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para musisi dan kolaborator yang turut memeriahkan festival di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Minggu (19/7/2026) | Foto: Istimewa

Festival kemudian ditutup secara simbolis oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, yang mewakili Wali Kota Surakarta.

Ia berharap Solo Keroncong Festival dapat terus diselenggarakan sebagai salah satu upaya melestarikan musik keroncong sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Surakarta.

Baca Juga :  Surakusuma: Memaknai Bulan Sura Melalui Tiga Laku Waktu

“Harapannya, Solo Keroncong Festival dapat terus berlanjut dan berkembang di tahun-tahun mendatang, serta kembali hadir dengan lebih semarak pada SKF 2027 sebagai bagian dari upaya bersama melestarikan musik keroncong sebagai warisan budaya bangsa,” ujarnya.

Penampilan pamungkas The Royal Surakarta Orchestra menjadi penutup rangkaian Solo Keroncong Festival 2026. Suguhan orkestra yang megah menandai berakhirnya seluruh agenda festival tahun ini sekaligus mempertegas komitmen Kota Solo dalam menjaga dan mengembangkan musik keroncong sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. [*]

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.