SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Soft opening Tahir Solo Museum, Sabtu, (25/07/2026) besok yang rencana awalnya dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dibatalkan.
“Pak Wapres tidak bisa hadir karena ada agenda lain,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Murtono saat dikonfirmasi, Jumat, (24/07/2026).
Soal siapa yang akan meresmikan Museum Tahir Solo besuk. Budi Murtono mengaku belum mendapatkan konfirmasi pasti.
“Belum ada konfirmasi pastinya. Kemarin infonya yang diminta mewakili pak Wapres adalah Menteri Kebudayaan atau Menteri Pariwisata. Tapi sampai sekarang, saya juga cek apakah sudah ada konfirmasi katanya masih belum ada,” sambungnya.
Budi menegaskan bahwa untuk acara besok hanyalah soft opening. Warga juga belum dapat berkunjung setelah soft opening di hari pertama besok
“Kalau besok hari pertama mungkin belum ya (dikunjungi). Acara besokkan rencananya juga akan menghadirkan beberapa siswa untuk nanti ikut tour museum tapi hanya terbatas. Jadi belum dibuka untuk umum untuk hari pertama besok. (Dibuka untuk umum) Saya belum dapat info lanjutan,” terangnya.
Untuk pengelolaan sendiri, Budi menyebut akan masih tetap berada di bawah Yayasan Tahir.
“Pengelolaan sementara sampai ada masa transisi lah yang sudah kita sepakati. Untuk tiket rencananya ada. Cuma penerapannya mulai kapan atau kapan saya belum tahu. Tapi rencananya memang nanti untuk masuk ke museum akan ada tiket masuknya,” terang Budi.
Diketahui Tahir Solo Museum yang berada di Jebres sendiri didirikan atas dana hibah dari Founder and Chairman Mayapada Group, Dato’ Sri Tahir.
Di dalam museum tersebut akan ada fosil asli dinosaurus sebesar 20 meter. Dimana dipinjamkan dari negara Cina. Fosil tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















