Beranda Nasional Jogja Bikin Warga Resah di Jalan Jogja-Solo, Tiga Pemuda Klaten Dibawa ke Polsek...

Bikin Warga Resah di Jalan Jogja-Solo, Tiga Pemuda Klaten Dibawa ke Polsek Kalasan Bersama Stick Golf 90 Cm

pelaku aksi begal payudara
Ilustrasi penangkapan / pixabay

SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kegaduhan di kawasan Jalan Jogja-Solo pada dini hari berujung pada diamankannya tiga pemuda asal Klaten. Ketiganya ditemukan warga dalam situasi yang dinilai meresahkan dan kedapatan membawa stick golf sepanjang sekitar 90 sentimeter.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jalan Jogja-Solo Km 12, Sorogenen, Purwomartani, Kalasan, Sleman, sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (16/8/2026).

Ketiga pemuda yang diamankan masing-masing berinisial BAP (18), DP (15), dan MRE (22). Mereka diketahui merupakan warga Glonggongan, Manisrenggo, Klaten.

Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan, keberadaan ketiga pemuda tersebut sebelumnya dilaporkan masyarakat melalui layanan darurat kepolisian Call Center 110.

“Tiga pemuda diamankan setelah diduga terlibat dalam aksi yang meresahkan di kawasan Jalan Jogja-Solo Km 12, Sorogenen, Purwomartani, Kalasan, Sleman,” katanya, Minggu (16/8/2026).

Menindaklanjuti laporan itu, petugas kepolisian segera menuju lokasi. Namun ketika polisi tiba, ketiganya sudah lebih dahulu diamankan oleh warga sekitar.

Baca Juga :  30 Tahun Kepergian Udin, PWI DIY Abadikan Nama Wartawan Bernas di Aula Gedung PWI hingga Makam

Untuk mencegah situasi berkembang menjadi tindakan yang tidak diinginkan, ketiga pemuda tersebut kemudian dibawa ke Polsek Kalasan. Polisi melakukan pemeriksaan guna mengetahui latar belakang keberadaan mereka serta dugaan keterlibatan dalam aktivitas yang dilaporkan warga.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas juga mengamankan satu buah stick golf dengan panjang sekitar 90 sentimeter.

“Ketiga pemuda dibawa ke Polsek Kalasan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga melakukan pengecekan lokasi dan mencari serta mencatat keterangan saksi,” terangnya.

Polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk menggali keterangan saksi dan mencermati kondisi di lokasi untuk memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya.

Argo mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aktivitas yang mencurigakan, terutama jika berpotensi memicu gangguan keamanan atau kekerasan. Masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center 110 sehingga petugas bisa melakukan penanganan lebih cepat.

Baca Juga :  Dana Dipangkas, Sultan Pun Minta Jalan Lingkungan Tak Perlu Diaspal

Di sisi lain, warga diminta tidak mengambil tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai. Polisi menekankan pentingnya menghindari aksi main hakim sendiri agar persoalan keamanan tidak justru berkembang menjadi konflik baru. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.