Beranda Nasional Jogja Cari Ayah yang Hilang, Anak Temukan Sandal Mengapung di Sumur, Ternyata… ...

Cari Ayah yang Hilang, Anak Temukan Sandal Mengapung di Sumur, Ternyata…  

ilustrasi | freepik

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pagi yang semula berjalan seperti biasa berubah menjadi kepanikan bagi sebuah keluarga di Sidoharjo, Imogiri, Bantul. Seorang pria berinisial TMJ (41) yang sebelumnya masih terlihat beraktivitas di sekitar rumah, tiba-tiba tak ditemukan. Pencarian keluarga kemudian mengarah ke sebuah sumur setelah sepasang sandal terlihat mengapung di permukaan air.

Temuan itu ternyata menjadi petunjuk keberadaan TMJ. Saat diperiksa, korban diketahui berada di dalam sumur dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/8/2026) pagi. Korban pertama kali masih terlihat melakukan aktivitas di sekitar rumah setelah waktu subuh.

Kepala Bidang Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Kristanto Kurniawan, mengatakan keluarga mulai mencari korban setelah keberadaannya tidak diketahui.

“Awalnya setelah subuh, korban masih melakukaan aktivitas menyiram air di depan rumah. Beberapa saat kemudian, anak dari korban mencari keberadaan korban,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Pencarian awal yang dilakukan anak korban belum membuahkan hasil. Istri dan anak korban kemudian kembali menyisir area di sekitar rumah untuk mencari keberadaannya.

Baca Juga :  Gerak-gerik Mencurigakan, Ternyata Pria Bantul Ini Sembunyikan Sabu di Bungkus Kopi!

Saat itulah keluarga melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam sumur.

Sepasang sandal tampak mengapung di permukaan air. Setelah diperiksa lebih lanjut, keluarga mengetahui bahwa korban berada di dalam sumur tersebut.

Keluarga kemudian meminta bantuan warga. Salah seorang warga selanjutnya mendatangi Sektor 3 Imogiri untuk meminta bantuan petugas melakukan evakuasi.

“Seketik­a, keluarga korban meminta pertolongan ke warga dan salah satu warga datang ke Sektor 3 Imogiri untuk meminta bantuan evakuasi korban,” ujar Kristanto.

Tak lama berselang, 10 personel Sektor 3 Imogiri tiba di lokasi. Petugas membawa sejumlah perlengkapan penyelamatan, antara lain senter, sarung tangan, dan peralatan rescue untuk melakukan proses evakuasi.

Petugas BPBD bersama unsur kepolisian dari Polsek Imogiri dan pihak terkait kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dari dalam sumur.

Baca Juga :  Kios Gas dan Warung Nasi di Kotagede Terbakar, 54 Tabung LPG 3 Kg Ludes

Proses tersebut akhirnya berhasil dilakukan. Namun, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Beberapa saat kemudian, korban berhasil dilakukan evakuasi. Namun, sudah meninggal dunia,” beber Kristanto.

Hingga saat ini, penyebab pasti korban dapat berada di dalam sumur tersebut belum diketahui. Petugas juga belum menyampaikan kesimpulan mengenai bagaimana peristiwa itu terjadi. Korban selanjutnya dievakuasi dari lokasi untuk proses penanganan lebih lanjut.. [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.