
WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Persaingan para pilot paralayang dalam Panglima TNI Cup – International Paragliding Cross Country Championship (IPXC) 2nd Series 2026 akhirnya tuntas. Sepuluh kategori dipertandingkan dalam kejuaraan yang berlangsung selama lima hari di Kabupaten Wonogiri, dengan atlet dari berbagai daerah di Indonesia hingga peserta mancanegara.
Malam penutupan digelar di Pendopo Kabupaten Wonogiri, Minggu (23/8/2026), malam. Sejumlah pejabat hadir dalam acara tersebut, di antaranya Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, Dandepohar 50 Kolonel Lek Sudirman, serta Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.
Yang paling ditunggu tentu pengumuman para juara. Dari 10 kategori yang dipertandingkan, Jawa Tengah tampil kuat, termasuk meraih gelar juara nasional beregu. Sejumlah nama besar paralayang nasional juga berhasil mengamankan posisi teratas.
Berikut daftar lengkap para juara Panglima TNI Cup – IPXC 2nd Series 2026:
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Perorangan Putri
Juara I: Ina Diana – DKI Jakarta
Juara II: Selviana Bebi Kumalam Sari – Jawa Tengah
Juara III: Erika Yolanda Putri – Jawa Tengah
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Perorangan Putra
Juara I: Jafro Megawanto – Jawa Timur
Juara II: Pangeran Dirgantara – Jawa Barat
Juara III: Damar Azis P. – Jawa Tengah
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Beregu
Juara I: Jawa Tengah
Juara II: Jawa Timur
Juara III: DKI Jakarta
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Cross Country TNI/Polri
Juara I: Randi Iswahyudi – Papua
Juara II: Erika Yolanda Putri – Jawa Tengah
Juara III: Sabar Sutrisno – Jawa Tengah
✓ Kategori Kejuaraan Nasional XC Race to Goal
Juara I: Thomas Widiyananto – Indonesia
Juara II: Yustira Ramadhani – Indonesia
Juara III: Wol In – Korea Selatan
✓ Kategori Kejuaraan Nasional U-26
Juara I: Pangeran Dirgantara – Indonesia
Juara II: Muhamad – Indonesia
Juara III: Viki Mahardika – Indonesia
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Ekstras
Juara I: Ina Diana – Indonesia
Juara II: Selviana – Indonesia
Juara III: Erika Putri – Indonesia
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Sports Class
Juara I: Juli Orserter – Indonesia
Juara II: Randi Irwahyudi – Indonesia
Juara III: Thomas Widiyanto – Indonesia
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Beregu/Tim
Juara I: Tim Jawa Timur
Juara II: Global Ekstrim
Juara III: Didit Resin
✓ Kategori Kejuaraan Nasional Over Old
Juara I: Jafro Megawanto
Juara II: Pangeran Dirgantara
Juara III: Danar Aziz P.
Capaian tersebut menempatkan sejumlah atlet sebagai peraih lebih dari satu gelar. Ina Diana misalnya, berhasil menjadi juara kategori perorangan putri sekaligus memuncaki kategori Ekstras. Sementara Jafro Megawanto meraih posisi pertama pada kategori perorangan putra dan Over Old.
Nama Pangeran Dirgantara juga muncul dua kali sebagai juara. Atlet tersebut menjadi runner-up kategori perorangan putra sekaligus meraih juara pertama kategori U-26.
Sementara itu, Jawa Tengah menunjukkan performa kuat melalui beberapa atletnya. Selain menjadi juara nasional beregu, atlet Jawa Tengah mengisi sejumlah posisi podium, antara lain melalui Selviana Bebi Kumalam Sari, Erika Yolanda Putri, Damar Azis P. dan Sabar Sutrisno.
Ketua Panitia Letkol Kes Mauludin mengatakan kejuaraan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi ruang bagi para atlet untuk meningkatkan jam terbang dan kemampuan.
Ia juga berharap kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara peserta serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Wonogiri.
“Bagi atlet secara umum kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan panitia telah berupaya menyiapkan kegiatan secara baik hingga akhir kejuaraan,” kata Mauludin dalam laporan panitia.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kejuaraan. Menurutnya, pengalaman para peserta selama berada di Wonogiri diharapkan dapat menjadi cerita positif sekaligus ikut memperkenalkan olahraga dirgantara di daerah tersebut.
“Utamanya bagi para kontingen dari luar negeri, semoga sepulangnya dari Wonogiri, menjadikan pengalaman selama mengikuti kejuaraan sebagai catatan yang terbaik, dan ikut mempromosikan olahraga dirgantara di Kabupaten Wonogiri,” ujar Setyo.
Sementara itu, amanat Panglima TNI yang dibacakan Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi menekankan bahwa prestasi olahraga membutuhkan latihan dan evaluasi berkelanjutan.
Para atlet yang belum berhasil meraih podium juga diminta tidak berhenti berlatih. Evaluasi dari hasil pertandingan diharapkan menjadi modal untuk tampil lebih kuat pada kejuaraan berikutnya.
Penutupan IPXC 2nd Series 2026 sekaligus menjadi akhir dari rangkaian kompetisi paralayang selama lima hari di Wonogiri. Dengan hadirnya atlet nasional dan internasional, kejuaraan tersebut menjadi salah satu agenda olahraga dirgantara yang membawa nama Wonogiri ke panggung yang lebih luas. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














