Beranda Edukasi Pendidikan Lewat BIS BASURI SMPN 1 Selogiri Wonogiri Bikin Siswa Berani Ngobrol Inggris,...

Lewat BIS BASURI SMPN 1 Selogiri Wonogiri Bikin Siswa Berani Ngobrol Inggris, Program HIT Dongkrak Kepercayaan Diri hingga 60 Persen

Bahasa Inggris
Praktik HIT BIS BASURI siswa siswi SMPN 1 Selogiri Wonogiri bersama wisatawan mancanegara. Dok. SMPN 1 Selogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Belajar bahasa Inggris tidak lagi cukup hanya menghafal kosakata dan mengerjakan soal di kelas. SMP Negeri 1 Selogiri, Kabupaten Wonogiri, mencoba membawa pembelajaran itu ke situasi nyata melalui inovasi BIS BASURI (Bicara Asyik Bahasa Inggris untuk Sehari-hari).

Program tersebut kini diperbarui dengan satu sub-program baru bernama HIT (Hunting Interactive Tourist). Konsepnya sederhana tetapi menantang: siswa turun langsung ke destinasi wisata dan berinteraksi dengan wisatawan asing menggunakan bahasa Inggris.

Kepala SMPN 1 Selogiri, Agus Joko Sumarno, mengatakan pembaruan tersebut dirancang agar siswa memiliki pengalaman menggunakan bahasa Inggris dalam situasi yang benar-benar mereka hadapi.

BIS BASURI ini kita perbarui agar anak-anak tidak hanya belajar bahasa Inggris di dalam kelas, tetapi benar-benar bisa mempraktikkannya secara langsung, percaya diri, dan menyenangkan. Inilah bentuk dukungan kami terhadap Kurikulum Merdeka dan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Agus Joko Sumarno, Kamis (27/8/2026).

Data awal yang dimiliki sekolah menunjukkan masih terdapat tantangan besar dalam kemampuan komunikasi lisan siswa. Dari 755 siswa yang mengikuti baseline survey, hanya 30,07 persen yang berani berbicara bahasa Inggris ketika diminta.

Sebanyak 42,12 persen siswa juga mengaku belum memperoleh cukup kesempatan berinteraksi secara langsung dengan penutur asing maupun lingkungan di luar kelas yang mendukung praktik bahasa Inggris.

Persoalan lainnya terlihat pada kelancaran berbicara. Sebanyak 45,03 persen siswa mengalami hambatan dalam hal fluency, sedangkan 49 persen masih kesulitan merangkai kalimat secara spontan untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari.

Menurut Agus, kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang sekolah mengembangkan program pembelajaran yang lebih banyak memberikan ruang praktik.

Pembaharuan BIS BASURI 2026 kini bertumpu pada empat kegiatan utama.

✓ COPY (Conversation Happy), yakni percakapan selama 10 menit pada awal pembelajaran bahasa Inggris. Siswa berpasangan melakukan role-play dengan topik sehari-hari seperti greeting, menyampaikan pendapat, hingga meminta bantuan.

Baca Juga :  Daftar 7 Tokoh Jateng Masuk Bursa Pahlawan Nasional 2026, Ada Nama Kakek Prabowo Subianto

✓ FRYING (Friday Speaking), berupa latihan berbicara di luar kelas setiap Jumat minggu keempat setiap bulan. Kegiatan dikemas melalui kuis, permainan bahasa, dan percakapan santai di area outdoor sekolah.

✓ VLOG (Video Blog), yaitu pembuatan video berbahasa Inggris berdurasi 1–2 menit setiap dua minggu. Materinya berupa percakapan atau kreasi siswa yang dapat dipublikasikan melalui media sosial maupun YouTube.

✓ HIT (Hunting Interactive Tourist), program baru yang menjadi pembeda utama. Siswa mengikuti field trip experiential project ke destinasi wisata seperti Candi Prambanan atau Pulau Bali untuk berinteraksi dan melakukan wawancara dengan wisatawan asing.

Dalam program HIT, siswa tidak langsung dilepas begitu saja. Mereka terlebih dahulu memperoleh pembekalan dan task sheet berisi sejumlah pertanyaan.

Saat berada di lokasi, siswa ditantang mendekati wisatawan asing secara sopan, melakukan wawancara interaktif sekitar 3–5 menit, kemudian mendokumentasikan percakapan tersebut.

“Yang membedakan sekarang adalah adanya HIT. Anak-anak dapat pengalaman langsung berinteraksi dengan turis. Ini Real-World Interaction yang tidak bisa didapat di kelas,” tegas Agus Joko Sumarno.

Hasil evaluasi sekolah menunjukkan perubahan cukup mencolok setelah pendekatan tersebut diterapkan.

Keberanian siswa berbicara bahasa Inggris meningkat dari 30,07 persen menjadi 60 persen. Artinya, terjadi kenaikan 29,93 poin persentase.

Kemampuan siswa mendapatkan lingkungan praktik yang autentik juga meningkat dari 42,12 persen menjadi 65,03 persen, atau bertambah 22,91 poin persentase.

Sementara itu, tingkat kelancaran berbicara meningkat dari 45,03 persen menjadi 70,07 persen, naik 25,04 poin persentase.

Penguasaan kosakata dan tata bahasa juga bergerak dari 49 persen menjadi 75,1 persen, atau meningkat 26,1 poin persentase.

Baca Juga :  Kecelakaan di Bulusulur Wonogiri, Daihatsu Grandmax Terguling, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

“Peningkatan ini membuktikan bahwa pembelajaran harus experiential & contextual. Tidak sekadar hafalan, tetapi pengalaman langsung melalui simulasi dan aksi lapangan,” kata Agus Joko Sumarno.

Bagi siswa, pendekatan ini memberi ruang untuk membangun keberanian sekaligus membiasakan penggunaan bahasa Inggris dalam konteks kehidupan sehari-hari. Bagi guru, program tersebut menjadi alternatif pembelajaran yang lebih variatif dan dapat digunakan untuk asesmen berbasis proyek.

Sekolah juga melihat BIS BASURI sebagai bagian dari upaya menyiapkan siswa menghadapi lingkungan global. Bahasa Inggris tidak ditempatkan sekadar sebagai mata pelajaran, tetapi sebagai keterampilan komunikasi yang perlu digunakan.

Agus mengatakan program tersebut masih akan terus dievaluasi untuk melihat bagian yang perlu diperbaiki dan dikembangkan.

“Kami ingin mencetak generasi muda Selogiri yang tampil percaya diri dan mampu berbahasa Inggris di kancah global. Bahasa Inggris adalah global lingua franca di era Society 5.0. Anak-anak harus siap,” pungkasnya.

Dengan hadirnya HIT, SMPN 1 Selogiri mencoba menggeser pola belajar bahasa Inggris dari sekadar belajar tentang bahasa menjadi berani menggunakan bahasa. Konsep yang menggabungkan sekolah, teknologi, proyek, dan pengalaman wisata itu sekaligus membuka peluang bagi siswa Wonogiri untuk lebih percaya diri berkomunikasi dengan masyarakat internasional. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.