SLEMAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pencarian terhadap seorang lansia asal Piyungan, Bantul, yang pergi meninggalkan rumah tanpa kabar sejak Rabu (9/9/2026), berakhir tragis. Pria berinisial S (75) itu ditemukan sudah meninggal dunia di aliran Sungai Opak, wilayah Berbah, Sleman.
Jasad korban ditemukan warga pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Lokasinya berada di sebelah timur Embung Candirejo, Dusun Candirejo, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah.
Sebelumnya, korban diketahui meninggalkan rumah di Dusun Kembangsari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, pada Rabu sekitar pukul 10.00 WIB.
Sejak saat itu, keberadaan korban tidak diketahui hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Opak.
Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro membenarkan identitas korban. Setelah mendapat informasi penemuan jasad, petugas Polsek Berbah langsung menuju lokasi.
“Korban (meninggal dunia) diketahui berinisial S (75) warga Dusun Kembangsari, Kalurahan Srimartani, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Korban sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah pada Rabu (9/9) sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Argo.
Proses evakuasi dilakukan petugas bersama tim Inafis Polresta Sleman dan RS Bhayangkara dengan dukungan para relawan.
Setelah jasad berhasil dievakuasi, petugas melakukan pemeriksaan dan identifikasi untuk memastikan identitas korban.
Hasil identifikasi kemudian dicocokkan dengan informasi dari pihak keluarga. Dari proses tersebut, korban dipastikan merupakan S, lansia asal Piyungan yang sebelumnya dilaporkan pergi meninggalkan rumah.
Polisi juga melakukan pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisi tubuh korban serta memastikan ada tidaknya indikasi kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan medis dan visum oleh dokter RS Bhayangkara, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terangnya.
Setelah seluruh proses penanganan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi keluarga yang memiliki anggota lansia agar lebih memperhatikan keselamatan ketika beraktivitas, terutama di sekitar aliran sungai.
Polresta Sleman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berada di kawasan sungai dan segera meminta bantuan apabila mengetahui anggota keluarga pergi tanpa diketahui keberadaannya.
“Apabila terdapat anggota keluarga yang tidak diketahui keberadaannya, masyarakat diharapkan segera melapor ke kepolisian agar dapat segera dilakukan pencarian dan penanganan,” imbau Argo. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















