Beranda Nasional Jogja KKN UNS 009 Hadirkan Empat Program Kreatif untuk Siswa SD Negeri Trucuk

KKN UNS 009 Hadirkan Empat Program Kreatif untuk Siswa SD Negeri Trucuk

Tim KKN 009 UNS berfoto bersama guru dan siswa-siswi SD Negeri Trucuk di Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul | Foto: Dok. KKN 009 UNS

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas dengan buku dan papan tulis. Hal itu coba dihadirkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Kelompok 009 melalui sejumlah kegiatan kreatif dan edukatif bagi siswa SD Negeri Trucuk, Kalurahan Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul.

Empat kegiatan dirancang untuk mengasah kreativitas sekaligus memperkenalkan pengetahuan praktis kepada siswa, mulai dari melukis batu, mengenal keamanan pangan melalui pembuatan mochi, belajar literasi keuangan, hingga keterampilan menjahit dasar.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari program KKN dengan tema “Mengembangkan Potensi Lokal melalui Penguatan Pendidikan, Kesehatan, dan UMKM Berkelanjutan di Desa Triwidadi”.

Kegiatan pertama menyasar siswa kelas 3 melalui aktivitas melukis batu. Dengan menggunakan cat akrilik, para siswa diperkenalkan pada teknik menggambar di atas media batu serta cara menggunakan kuas secara tepat.

Setelah mendapatkan penjelasan dasar, siswa diberi kebebasan menuangkan imajinasi melalui gambar dan pilihan warna masing-masing. Batu-batu hasil karya mereka kemudian dipasang di sekitar tanaman hias di halaman sekolah sehingga sekaligus menjadi bagian dari penghias lingkungan sekolah.

Kegiatan berikutnya dikemas melalui program “Smart Snacking Day” yang mengajak siswa kelas 4 mengenal pentingnya keamanan pangan dengan cara yang menyenangkan.

Tim KKN 009 UNS melakukan foto untuk 4 program kerja di SD Negeri Trucuk di Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul | Foto: Doc. KKN 009 UNS

Salah satu aktivitasnya adalah “Detektif Label”. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengamati kemasan makanan untuk mengenali berbagai informasi penting, seperti nama produk, komposisi, berat bersih, tanggal kedaluwarsa, hingga nomor izin edar.

Pengetahuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan praktik membuat mochi sederhana menggunakan rice paper, yoghurt, dan potongan buah. Melalui praktik itu, siswa tidak hanya belajar membuat makanan, tetapi juga diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan dan memilih makanan yang sehat.

Baca Juga :  Sleman Siapkan Trans Sembada, Angkutan Massal Baru untuk Hadapi Ledakan Kendaraan

Sementara itu, siswa kelas 5 mendapatkan pengalaman berbeda melalui program “Kreasi Flanel Ceria”. Mereka dikenalkan dengan keterampilan menjahit dasar menggunakan kain flanel.

Para siswa belajar membuat pola sederhana, mengenal teknik menjahit dasar, hingga menghasilkan produk berupa gantungan kunci sesuai kreativitas masing-masing.

Selain menghasilkan karya, kegiatan tersebut dirancang untuk melatih motorik halus, ketelitian, kesabaran, dan kemandirian siswa.

Adapun siswa kelas 6 mendapatkan materi literasi keuangan melalui program “Celengan Cerdas, Menuju Indonesia Emas”. Dalam kegiatan ini, siswa diajak memahami pentingnya menabung serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Materi tersebut diharapkan membantu siswa belajar mengelola uang saku secara lebih bijak dan menentukan prioritas penggunaan uang untuk mendukung cita-cita mereka di masa depan.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mengenai cara mengelola uang saku dalam kehidupan sehari-hari.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pihak SD Negeri Trucuk. Selain menyediakan tempat, pihak sekolah juga turut mendampingi mahasiswa KKN dalam mengondisikan siswa selama kegiatan berlangsung.

Sinergi antara mahasiswa KKN, guru, dan siswa menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran pelaksanaan program.

Ketua dan anggota Kelompok KKN 009 UNS mengatakan, keempat kegiatan tersebut sengaja dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Sebenarnya Cuma Lupa Matikan Kompor, Tapi Dapur Rumah Warga Wirobrajan Ini Ludes Dilalap Api

“Kami berharap kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi siswa, tetapi juga memberikan pengetahuan dan keterampilan yang bisa mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan yang sederhana dan interaktif, kami ingin mendorong siswa untuk lebih kreatif, peduli terhadap kesehatan dan keuangan, serta berani mencoba hal-hal baru,” ujar salah satu anggota Tim KKN 009 UNS.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Kelompok KKN 009 UNS berharap program yang mereka jalankan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa SD Negeri Trucuk, khususnya dalam pengembangan kreativitas, pemahaman kesehatan dan keamanan pangan, literasi keuangan, serta keterampilan praktis.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk memperkuat aspek pendidikan di Desa Triwidadi melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian anak-anak.

Kalau ingin, saya juga bisa bikin versi yang lebih “nendang” ala Joglosemarnews, dengan lead yang tidak dimulai dari “Mahasiswa KKN…” tetapi dari aktivitas siswa—misalnya dimulai dari anak-anak yang serius melukis batu atau belajar menjadi “detektif label”. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.