
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta mulai dikebut. Seluruh pengelola diminta bergerak terarah agar jalur penerimaan mahasiswa baru tersebut dapat segera berjalan sesuai regulasi dan standar akademik.
Langkah percepatan dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Borang RPL yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (10/9/2026). Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti jajaran pengelola RPL IIM Surakarta bersama tim ahli eksternal.
Bimtek tersebut menjadi forum untuk menyamakan pemahaman teknis sekaligus memastikan kesiapan sistem operasional RPL, mulai dari penilaian portofolio calon mahasiswa hingga penyelesaian administrasi.
Rektor IIM Surakarta, Dr. Edy Muslimin, M.S.I., dalam sambutannya meminta seluruh pengelola menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mendorong jajaran pengelola segera menindaklanjuti amanah yang telah diberikan.
“Bapak Ibu pengelola RPL monggo, karena kita sudah diamanahi, segera dilaksanakan amanah ini dengan baik dan semangat. Insya Allah menjadi ladang pahala Bapak Ibu semuanya,” ujar Dr. Edy Muslimin.
Sebanyak 17 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Bimtek yang diinisiasi Ketua Pengelola RPL IIM Surakarta, Dr. HMJ. Nashir, S.Ag., M.Ag., juga menghadirkan tiga konsultan ahli dari UNISKA Kediri, yakni Wildan Isna Asyhar, S.Pd.I., M.Pd., M. Syaichul Muchyidin, S.Pd., M.Pd., dan Hasriyulian Fikri, S.Pd.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membedah tata kelola RPL secara menyeluruh, termasuk aspek asesmen, administrasi, pelaporan, hingga kesiapan dokumen pada tingkat institusi dan program studi.
Beberapa hal teknis yang menjadi materi pembahasan antara lain:
✓ Penentuan standar portofolio calon mahasiswa.
✓ Tata cara pengisian Form 03 dan standardisasi formulir asesmen.
✓ Pemahaman teknis pelaporan melalui portal SIERRA.
✓ Penyusunan SK Rektor lintas program studi.
✓ Penyusunan draf Berita Acara RPL.
✓ Finalisasi berkas mahasiswa.
Penguasaan sistem berbasis web SIERRA menjadi salah satu bagian penting dalam Bimtek tersebut. Tim pengelola ditargetkan memahami alur kerja, timeline, roadmap, hingga tenggat pelaksanaan sehingga proses RPL nantinya dapat berjalan lebih terukur.
Ketua Pengelola RPL IIM Surakarta, Dr. HMJ. Nashir, mengapresiasi pendampingan yang diberikan tim UNISKA Kediri. Menurutnya, penjelasan teknis yang diberikan membantu tim IIM Surakarta memahami sejumlah hal yang sebelumnya masih menjadi kendala administratif.
“Alhamdulillah ini tadi sudah mendapatkan pencerahan, semoga nanti bisa memperlancar kegiatan yang akan dilakukan oleh teman-teman kami di IIM dan menjadi amal jariyah bagi bapak-bapak semua dari Kediri,” pungkasnya.
Wakil Rektor 1 IIM Surakarta, Dr. Joko Subando, S.Si., M.Pd., juga berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada pendampingan teknis RPL. Ia melihat kerja sama antarkampus tersebut dapat menjadi jembatan untuk membuka kolaborasi lebih luas.
“Kami berharap sinergi antara kampus UNISKA Kediri dan IIM Surakarta menjadi jembatan yang baik untuk kerja sama dan terima kasih kepada para Asesor yang sudah lembur bekerja, semoga ke depan RPL IIM semakin baik,” ungkapnya.
Dengan penguatan pada sisi asesor, administrasi, dokumen, serta sistem SIERRA, IIM Surakarta kini mematangkan berbagai perangkat yang dibutuhkan sebelum pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur RPL.
Program tersebut diharapkan memberikan ruang bagi calon mahasiswa yang memiliki pengalaman belajar maupun kompetensi sebelumnya untuk memperoleh pengakuan pembelajaran sesuai mekanisme RPL yang berlaku. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.












