BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aktivitas membakar sampah yang diduga dilakukan di sekitar perbukitan Kajor Wetan, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, berujung kebakaran lahan seluas sekitar tiga hektare.
Api yang merembet hingga kawasan perbukitan itu sulit dipadamkan karena medan berada di lereng bukit dan tidak dapat dijangkau armada pemadam kebakaran.
Kebakaran terjadi pada Sabtu (10/10/2026) sore. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran baru bergerak menuju lokasi pada malam hari setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul, Kristanto Kurniawan, membenarkan kebakaran yang melanda lahan di Kajor Wetan tersebut.
“Sekitar tiga hektare lahan sertifikat hak milik terbakar. Penyebabnya diduga membakar sampah,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2026).
Menurut Kristanto, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah. Api kemudian merembet ke area di sekitarnya hingga meluas ke kawasan perbukitan.
Peristiwa itu tercatat terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Namun, informasi kebakaran baru diterima BPBD Bantul pada malam hari. Petugas kemudian diberangkatkan ke lokasi sekitar pukul 22.47 WIB untuk melakukan pemadaman.
Upaya penanganan melibatkan lima personel Sektor 3 Imogiri BPBD Bantul yang dibantu relawan dan warga setempat.
“Petugas berupaya memadamkan kobaran api dengan sarana prasarana. Proses pemadaman dilakukan oleh lima personel Sektor 3 Imogiri dan dibantu para relawan hingga warga setempat,” jelas Kristanto.
Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Letak lahan yang berada di lereng bukit membuat kendaraan pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau titik api. Petugas pun harus melakukan pemadaman secara manual.
“Kendala penanganan yakni lokasi di lereng bukit, sehingga pemadaman harus secara manual karena armada pemadam kebakaran tidak bisa menjangkau,” beber dia.
Hingga pukul 00.19 WIB, petugas masih mendapati sejumlah titik api yang dipantau oleh masyarakat setempat. Kristanto kemudian memastikan kobaran api telah berhasil dipadamkan.
Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun membersihkan lahan menggunakan api, terutama ketika cuaca panas dan berangin.
“Jangan melakukan pembakaran sampah atau membersihkan lahan menggunakan api, terutama saat cuaca panas dan berangin,” ujar Kristanto. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














