WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga gempa bumi terjadi beruntun di wilayah selatan Kabupaten Gunungkidul, DIY, Selasa (27/10/2026) malam. Getaran terasa hingga wilayah eks Karesidenan Surakarta, termasuk Wonogiri, Sukoharjo, Klaten, dan Solo.
Akun resmi BMKG di X @infoBMKG melaporkan kejadian pertama pukul 21.43.13 WIB dengan magnitudo 5,4. Pusat gempa berada di koordinat 9,20 LS dan 110,39 BT, atau 136 km barat daya Gunungkidul, kedalaman 10 km. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Hanya 44 detik kemudian, pukul 21.43.57 WIB, muncul gempa kedua magnitudo 5,5. Lokasinya di 9,70 LS – 110,19 BT, 195 km selatan Gunungkidul, kedalaman sama 10 km.
Tidak berhenti di situ. Pukul 21.46.12 WIB, gempa ketiga magnitudo 4,3 terjadi di 8,79 LS – 110,44 BT, 90 km selatan Gunungkidul, kedalaman 10 km.
Warga di berbagai titik langsung merasakan getaran. Siti Aminah (42), warga Baturetno, Wonogiri, bercerita, “Tiba-tiba rumah goyang banget, lampu bergoyang. Sempat kaget, langsung lari ke luar rumah bareng anak-anak,” jelas dia.
Di Klaten, Rudi Hartono (35) mengaku merasakan dua kali guncangan.
“Kroso banget, terutama yang pertama. Saya lagi duduk di teras, langsung berdiri. Tetangga juga keluar semua,” tutur Rudi.
Sementara di Sukoharjo, Yuniarti (28) mengatakan getaran terasa sampai di dalam rumah.
“Awalnya kirain angin kencang, tapi ternyata gempa. Sempat panik sebentar,” kata Yuniarti.
BMKG mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Informasi awal yang dirilis mengutamakan kecepatan, sehingga parameter bisa diperbarui seiring data yang lebih lengkap.
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa. Warga diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















