Beranda Daerah Solo Inilah Fokus Kerja Satgas Anti Black Campaign Polresta Surakarta

Inilah Fokus Kerja Satgas Anti Black Campaign Polresta Surakarta

72
BAGIKAN

Joglosemarnews.com/Satria Utama
Beri Pengarahan–Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai sedang memberikan Pengarahan tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Black Campaign, Jumat (12/1/2018)SOLO–Menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018, Polresta Surakarta memastikan belum adanya upaya black campaign atau kampanye hitam melalui media sosial.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo melalui Wakapolresta AKBP Andy Rifai menyatakan, tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Black Campaign sudah bekerja satu pekan mulai Jumat (5/1/2018) lalu. Ia memastikan belum ada potensi black campaign melalui seluruh media sosial yang telah dipantau.
“Hingga kini belum ada potensi kampanye hitam atau black campaign,” terang Wakapolresta di ruang Satgas Anti Black Campaign di Mako II Polresta Surakarta, Jumat (12/1/2018).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, tim Satgas ini selain untuk memantau situasi politik terutama percakapan di media sosial yang memuat kampanye hitam dan menindak para pelakunya.
Menurut Andy, satgas ini juga fokus memantau aktivitas di media sosial yang memuat kampanye hitam terhadap calon gubernur dan wakil gubernur tahun 2018.
Ia juga mengungkapkan, kampanye hitam yang dimaksud yakni mengeluarkan propaganda negatif dengan memuat unsur SARA, ujaran kebencian, berita hoaks, dan lainnya. Satgas Anti Black Campaign, lanjut dia, juga akan menetralisir jika adanya kampanye hitam melalui media sosial.
“Kami akan memantaunya selama 24 jam selama pelaksanaan Pilkada 2018 hingga Pemilu tahun 2019,” sambung dia.
Andy juga menjelaskan, Satgas Anti Black Campaign telah melibatkan gabungan, yakni Tim Cyber Crime, Humas dan Satuan Kerja (Satker) Polresta Surakarta lainnya.
Pihak kepolisian akan bersikap netral selama pilkada berlangsung. Pihaknya juga akan memantau dan mengawasi situasi dan dinamika politik di Jawa Tengah khususnya di kota Solo.
“Kami juga mengimbau masyarakat maupun pendukung calon kepala daerah agar bersama menjaga situasi yang kondusif,” ujar dia.
“Mereka yang melakukan kampanye hitam dan politik uang akan ditindak tegas,” tandas Wakapolresta.
Sekadar diketahui, Pilgub Jateng tahun 2018 mulai bergulir. Terdapat dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung pada Pilkada tahun 2018.
Mereka adalah Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) dan Sudirman Said-Ida Fauziyah. Kedua pasangan calon itu dinilai memiliki kekuatan berimbang karena masing-masing diusung oleh empat parpol.
Ganjar-Yasin secara resmi diusung koalisi parpol PDIP, Partai Golkar, PPP, Nasdem, dan Demokrat. Sementara Sudirman-Ida diusung oleh koalisi parpol Gerindra, PKB, PKS, dan PAN.
Satria Utama

Baca Juga :  Asyik, Solo Tambah Satu Bus Tingkat untuk  Wisata Keliling Kota