loading...

KPU Jateng

SOLO–Menjelang pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 A Surakarta mulai bersiap diri. Lembaga pemasyarakatan yang dikenal dengan Rutan Solo bersama pihak KPU Kota Solo tengah melakukan pendataan para warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman.
“Kami tengah melakukan pendataan warga binaan. Seperti pada pemilu sebelumnya, hak pilih mereka agar dapat tersampaikan untuk memilih kepala daerah,” terang Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Tahanan Rutan Solo Solichin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/1/2018).
Menurut dia, tahapan pendataan sesuai dengan petunjuk dari KPU. Selain melakukan pendataa, sambung dia, selanjutnya kami akan membentuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) khusus di Rutan Solo.
“Dalam pembentukan KPPS khusus nantinya akan didampingi oleh pihak KPU Kota Solo,” bebernya.
Solichin melanjutkan, dalam tahapan pendataan, juga akan dilanjutkan pemutakhiran data untuk daftar pemilik tetap (DPT) dengan menggunakan kartu tanda penduduk.
“Pemutakhiran data akan menggunakan KTP masing-masing warga binaan,” bebernya.
Solichin juga mengungkapkan bahwa banyak warga binaan yang tidak memiliki KTP. Menurut keterangan warga binaan, KTP mereka tertinggal pengadilan atau kantor kepolisian.
“Itu menurut pengakuan mereka. Padahal agar terdaftar dalam DPT harus menggunakan KTP,” jelasnya.
“Kami bersama KPU telah melakukan pendataan DPT terhadap sekitar 600 warga binaan. Untuk kebijakan hak calon Pemilih sepenuhnya kami serahkan kepada KPU,” imbuhnya. Satria Utama

Loading...