Beranda Daerah Solo Kecelakaan KA Bahtara Kresna : Lokomotif Rusak, Operasional Dihentikan Sementara

Kecelakaan KA Bahtara Kresna : Lokomotif Rusak, Operasional Dihentikan Sementara

135
BAGIKAN
Kereta Api Bathara Kresna/tribunnews

SOLO-Lokomotif Kereta Api (KA) Bathara Kresna yang terlibat insiden kecelakaan di pertigaan Sriwedari mengalami kerusakan. Akibatnya, operasional KA pengganti railbuss rute Stasiun Purwosari, Solo-Stasiun Wonogiri terpaksa dihentikan sementara.

Hal itu disampaikan Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto. Saat dikonfirmasi wartawan, ia menyampaikan usai terlibat kecelakaan dengan mobil akan dilakukan perbaikan pada lokomotif.

Menurut dia, akibat tabarakan dengan mobil di pertigaan Sriwedari pada Kamis (25/1/2018) terjadi kerusakan pada lokomotif. “Iya, PT KAI telah memutuskan penghentian operasionalnya (KA Bathara Kresna) untuk sementara waktu. Kami harus melakukan perbaikan. Selain itu semua bagian akan dicek kerusakannya,” terang Eko kepada wartawan.

Menurut Eko, proses evakuasi KA pengganti railbuss berlangsung lumayan lama. Untuk itu, pihak PT KAI akan melakukan pengecekan total. “Hal itu dilakukan untuk memastikan keamanan saat kembali beroperasi,” sambung dia.

Eko juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkendara dan melintas di jalur kereta untuk berhati-hati. “Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta, khususnya di jalur KA Bathara Kresna,” imbuh Eko.

Sekedar diketahui, Railbus Bathara Kresna diluncurkan pada 11 Maret 2015 oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, di Stasiun Purwosari, Solo. Kereta api ini merupakan KA perintis jurusan Solo-Wonogiri PP.

Untuk menuju ke Wonogiri, Railbus Bathara Kresna ini dari Stasiun Purwosari Solo membelah jantung kota Solo   melalui rel yang ada di sebelah selatan Jalan Slamet Riyadi Solo. Rel membelah jalan Slamet Riyadi dari sisi utara ke selatan
tepatnya di Purwosari, kemudian lurus ke timur hingga stasiun Kota.

Rel inilah yang menjadi salah satu ciri khas Kota Solo untuk membedakan dengan Kota-kota lainnya. Namun dibalik keindahannya acap kali masyarakat sering tidak
waspada atau lalai jika pada waktu melintas atau menyeberang rel haruslah hati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang ada.

Baca Juga :  PPIH Ingin Berikan Servis Terbaik untuk Calon Jamaah Haji. Dari Asrama Hingga Sprei Tetap Diperhatikan Petugas

KA Bathara Kresna relasi Stasiun Purwosari-Wonogiri beroperasi dua kali pulang-pergi (PP) dalam sehari. Menurut jadual keberangkatan pertama dari Stasiun Purwosari sekitar pukul 04.00 WIB tiba di Stasiun Wonogiri pukul 05.45 WIB. Kereta kembali diberangkatan dari Stasiun Wonogiri pada pukul 06.00 WIB dan tiba di Stasiun Purwosari Pukul 07.45 WIB. Sedangkan keberangkatan kedua berangkat dari Stasiun Purwosari pukul 08.00 WIB dan tiba di Stasiun Wonogiri pukul 09.45 WIB.

Seperti diberitakan, Kereta Api (KA) Bathara Kresna menabrak mobil di perlintasan Pertigaan Sriwedari di kawasan Jalan Slamet Riyadi Kota Solo, Kamis (25/1/2018) pagi.
Kereta railbus rute Stasiun Purwosari, Solo-Stasiun Wonogiri itu menabrak mobil KIA Picanto dengan pelat nomor masih baru Tanda Coba Kendaraan Bermotor (TCKB) AD 7296 xx.

Mobil itu dikemudikan oleh RR Intan Ayu Kusuma (28) warga Kampung Begalon RT 04 RW 03 Panularan, Laweyan, Kota Solo.
Dalam kecelakaan ini, mobil yang tergencet roda kereta sempat terseret hingga 18 meter.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengemudi hanya mengalami sejumlah luka dan langsung dilarikan di RS PKU Muhammadyah Solo.

Satria Utama