loading...
Loading...
Tim Polsek Kedawung saat memberikan teguran kepada pengemudi truk penuh muatan jerami dan puluhan pekerja. Foto/JSnews

SRAGEN– Memasuki musim panen raya padi saat ini,  kepadatan lalu lintas oleh kendaraan pengangkut gabah dipastikan meningkat. Namun tak hanya angkutan gabah saja,  sejumlah truk yang mengangkut pekerja panen juga terlihat hampir lalu lalang setiap hari.

Termasuk ketika mereka pulang ke daerah asal,  tak sedikit yang naik truk dan membawa muatan jerami. Dan muatan yang dibawa pun terkadang melampaui batas hingga membuat kondisi membahayakan.

Baca Juga :  UNS Jalin Kerjasama dengan PT Ndayu Park Bitec

Seperti yang terjadi di jalan Kedawung,  Kecamatan Kedawung,  Jumat (26/1/2018). Sebuah truk bermuatan jerami dan pekerja panen terpaksa dihentikan petugas karena dinilai sangat membahayakan.

Di mana truk bak terbuka warna kuning itu memuat jerami hingga melampaui batas bak.  Tak hanya itu,  di atas jerami yang sudah menjulang,  para pekerja juga tampak duduk di atas tumpukan jerami.

Baca Juga :  Keganasan Tikungan Mahbang Renggut 2 Nyawa Secara Beruntun, Warga Desak Dishub Segera Pasang Lampu. Kanit Laka Ungkap Sempat Dikepot Bus Eka Saat Olah TKP 

Kontan saja, petugas Polsek Kedawung yang melihat kondisi membahayakan itu langsung menghentikan truk tersebut.

“Mohon pak sopir jangan di ulangi membawa penumpang dengan bak terbuka, karena truk tersebut hanya untuk membawa barang. Seandainya mau bawa barang di atasnya jangan ada penumpangnya. Karena jika terjadi kecelakaan penumpang yang di atas bisa fatal yang mengakibatkan korban jiwa,” papar Aiptu Joko saat memberikan teguran ke sopir truk.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Kereta Joglosemar Gasak Mobil Pikap di Perlintasan Ngebuk Gemolong. Sopir Terpental dan Tewas di Lokasi Kejadian

Setelah diberikan teguran dan himbauan kemudian oleh Aiptu Joko sopir tersebut di data dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi membawa jerami di atas ada penumpangnya. Wardoyo

Loading...