loading...
Loading...
Siaga : Sejumlah personel kepolisian dari Polda Jateng bersiaga di area kantor KPU Jateng.
Foto : Joglosemarnews.com/Satria Utama

KARANGANYAR– Kepolisian resor (Polres) Karanganyar, akan menerjunkan pasukan khusus, pada saat berlangsungnya apesta demokrasi pemilihan kepala daearah (Pilkada) dan pemilihan gubernur (Pilgub) yang akan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Marayanto, kepada para wartawan, Selasa (16/1/2018) mengatakan, tim ini akan melakaukan patroli dengan  mengawasi setiap media social pada saat Pilkada. Terutama yang menyinggung isu SARA hingga pelecehan terhadap golongan atau kelompok tertentu.

Baca Juga :  Derita Maryadi-Harnita, Pasutri Miskin di Tawangmangu Karanganyar Penderita Jantung Bocor dan Kanker. Tak Punya Biaya, Anak Terpaksa Diikutkan Kerabat 

“ Tugas  tim ini melakukan patroli di dunia maya, dengn sasaran media social dimana isi konten media social  yng mengarah pelanggaran UU ITE, seperti  ujaran kebencian, hoaks, fitnah, sara,” ujar Kapolres, selasa (16/01/2018).

Dijelaskan kapolres, sejak tim Cyber Patrol ini dibentuk, belum ada indikiasi yang menegarah kepada pelanggaran UU ITE. Untuk itu, lanjut Kapolres, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat pengguna media social agar lebih bijak dan tidak menyebarkan hal-hal atau informasi yang menyesatkan dan dapat menggangu stabilitas keamanan di Karanganyar.

Baca Juga :  4.000 Pengendara di Karanganyar Dijatuhi Sanksi Tilang, Ratusan Kendaraan Ditahan. Kapolres Sebut Pengamanan Natal-Tahun Baru Ditingkatkan! 

“Sejauh ini belum ada  indikasi yng mengarah kepada pelanggaran. Dalam pelaksanaan Pilkada ini, saya minta semua bersikap bijak. Persaingan dan rivalitas itu sah-sah saja, tapi harus disampaiakan dengan santun,” terangnya.

Baca Juga :  Sate Kelinci Karanganyar dan Beragam Kuliner Khas Bakal Banjiri Festival Kuliner Daerah. Simak Jadwal dan Lokasinya! 

Sementara itu, ketika disinggung mengenai maraknya ajakan untuk memilih kotak kosong, Kapolres belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

“ Sampai saat ini kan proses pendaftaran ulang masih berlanjut. Kami masih menunggu KPU, apakah nantinya akan ada satu pasang calon atau tidak. Kita tunggu saja,” pungkasnya. Wardoyo

 

 

Loading...