loading...
Tim Polsek Tanon saat memediasi sales alat penghemat listrik dengan korban Warga Brumbung, Tanon, Rabu (10/1/2018).

SRAGEN– Sejumlah warga Desa Brumbung,  Tanon rame-rame lapor ke Polsek setempat setelah merasa menjadi korban penipuan sales penjual alat penghemat daya listrik merek Letron. Warga nekat melaporkan sales yang menjual setelah barang yang dibeli dari sales cantik berinisial WUL (19) Senin (8/1/2018).

Laporan warga dilakukan Rabu (10/1/2018). Laporan digawangi oleh salah satu tokoh Desa Brumbung,  Samsuri yang juga menjadi korban sales itu.

Baca Juga :  Waspada! Ada Penipuan Rekrutmen yang Mengatasnamakan PT KAI. Lowongan Asli Hanya di recruitment.kai.id

Dari keterangannya kepada petugas, sales itu datang menawarkan alat penghemat daya listrik ke warga pada Senin (8/1/2018). Saat itu, WUL, sales asal Jobgke, Karanganyar, datang menawarkan dagangannya bersama dua rekannya,  SR (19) asal Molewali dan AA (22) asal Tasikmalaya.

Mereka menawarkan penghemat daya listrik merek LETRON ke warga di Dukuh Brumbung. Karena tawarannya meyakinkan,  akhirnya ada warga yang membeli. Diantaranya Samsuri seharga Rp 350.000, Sugi seharga Rp 400.000,  Tarni seharga Rp 350.000, Timin seharga Rp 350.000, Parno harga Rp 350.000,  Puji seharga Rp 400.000,  Karni seharga Rp 400.000,-.

Baca Juga :  Duh Gusti, Bocah 14 Tahun di Sragen Sudah Nekat  Curi Kotak Amal dan Uang Warung Jutaan Rupiah. 2 Minggu Aman, Akhirnya Terciduk Juga 

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon,  AKP Agus Jumadi mengatakan langsung menindaklanjuti laporan warga itu. Laporan ditindaklanjuti oleh Kanit Rekrim Polsek Tanon Aiptu Sugiyanto dengan memediasi sales dan korban dan akhirnya uang korban semuanya dikembalikan. Wardoyo

Baca Juga :  Bertampang Bengal dan Bertindik, Pembobol Rumah Kos di Sragen Kota Diringkus Polisi. Dibekuk dengan 3 HP Curian

 


Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.