loading...


Embung Tambakboyo menjadi tempat rekreasi dan olahraga yang murah di Condong Catur, Depok, Wedomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Joglosemarnews/Kiki Dian

Terletak di  Condong Catur, Depok, Wedomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Embung Tambakboyo menjadi tempat rekreasi dan olahraga yang murah meriah. Waduk atau danau buatan ini  memiliki luas 7,8 hektar dengan volume tampungan sekitar 400.000 m3,  bermanfaat guna menyimpan cadangan dan resapan air bagi warga di 3 daerah yakni Sleman, Kota Yogyakarta dan Bantul

Salah satu sudut EmbungTambakboyo
Joglosemarnews/ Kiki Dian

Waduk ini  banyak diminati masyarakat untuk menggelar beragam kegiatan. Kerimbunan pepohonan, serta air yang banyak ikan menjadi magnet mereka untuk berkunjung. Di pagi hari atau sore hari, biasanya akan ditemui anak –anak, muda, dan orangtua berjogging ria, bahkan tak sedikit yang menyalurkan hobinya memancing dengan duduk berderet-deret di tepian waduk secara rombongan atau sendirian. Terbaru, pemuda setempat kini membuat semacam wahana  nyemplung (berenang) menggunakan ban dari papan ketinggian.

sarana sederhana untuk nyemplung di Embung Tambakboyo yang disiapkan para pemuda setempat.
Joglosemar/ Kiki Dian

Jangan takut, di sini ada sejumlah warung yang buka dan menyediakan minuman dan makanan. Seperti teh  panas/dingin, jeruk panas/dingin, kopi, air mineral, nasi rames, aneka gorengan, kacang rebus, mie rebus dan masih banyak lainnya. Di lokasi wisata murah ini tidak ada tiket masuk, hanya membayar parkir motor Rp 2.000 dan mobil Rp 3.000 di bagian atas waduk.  Nah, harap diingat, parkir motor atau mobil ini berada di sekitar waduk, dengan jalan yang menurun. Tidak ada tukang parkir khusus di seputar waduk ini, sehingga kendaraan dan barang-barang yang dibawa harus diamankan

Para pemancing pun membawa payung dan membentangkannya guna melindungi dari panas dan hujan.
Joglosemarnews/ Kiki Dian

“Setiap Minggu pagi, saya lari pagi di sini. Yach, 3-4 kali putaran. Ramai karena pas hari libur, tapi semakin siang akan semakin sepi, gantian banyak yang mancing,”ujar Toni, salah satu warga Condong Catur.

Hanya saja imbuh Toni sebagai zona publik dan zona hijau di tengah perkotaan tersebut, masih minim fasilitas toilet, sehingga kadang kesulitan jika hendak buang air besar ataupun kecil.

“Sampah-sampahnya juga masih banyak, khususnya sampah plastik. Kadang juga ada bau bangkai. Masyarakat sekitar tampaknya masih kurang peduli, “tegasnya.

Wahana berkuda yang menyediakan aneka paket untuk olaharaga menguji keberanian.
Joglosemarnews/ Kiki Dian

Senada, menurut Ali, warga  Minomartani yang sering ke Embung hanya untuk jalan-jalan, mengakui Embung Tambakboyo nyaman dan aman, namun perlu dijaga kebersihannya.

“Mau berkunjung di malam hari juga boleh,  aman, ada pemuda sana yang ngawasin. Gratis lagi , cuma bayar parkir,”pungkasnya kepada Joglosemarnews, Minggu (28/1/2018). Kiki Dian

 

 

Loading...