loading...


 

ilustrasi

–Lantaran tersinggung ucapan, satu siswa salah satu SMP Negeri di Solo menjadi korban pengroyokan.
Bahkan, FPA (13) yang merupakan siswa di salah satu SMP Negeri di wilayah Kecamatan Laweyan ini harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Panti Waluyo, Solo.
Informasi yang berhasil dihimpun, FPA dikeroyok oleh tiga orang siswa yang merupakan kakak kelas korban.
Humas Polsek Laweyan Aiptu Herianto mewakili Kapolsek Laweyan Kompol Santoso saat dikonfirmasi, Selasa (16/1/2018) memastikan, FPA menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tiga siswa yang merupakan kakak kelas korban.
“Ya, benar, kejadiannya pada pekan kemarin. Ketiga pelaku merupakan kakak kelas korban. ,” terang Herianto.
Ketiga pelaku, lanjut dia, berinisial AG (15), FDR (15) dan BG (15). Menurut Herianto, mereka menganiaya korban pada saat pulang sekolah.
“Ketiga pelaku tega menganiaya lantaran tersinggung perkataan korban. Usai pulang sekolah mereka langsung menganiaya korban secara bersamaan,” sambung dia.
Herianto juga menjelaskan, akibat peristiwa ini korban mengalami sejumlah luka yang cukup serius. Diantaranya, luka di dahi kanan hingga serta sejumlah luka jahitan.
“Korban langsung dirawat ke Rumah Sakit RS Panti Waluyo usai dikeroyok,” bebernya.
Menurut Herianto, usai menerima laporan, langsung menerjunkan petugas untuk melakukan penanganan.
“Ketiga pelaku mengakui perbuatannya dihadapan petugas dan pihak sekolah. Mereka langsung membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi,” jelas dia.
“Dalam proses mediasi kita telah menghadirkan pihak orang tua dari ketiga pelaku serta orangtua korban bersama pihak guru, yakni bidang kesiswaan dan guru bimbingan konseling,” pungkas dia. Satria Utama

Baca Juga :  Dirdiklat Kodiklatau Buka Pendidikan Sejurla Radar Darat Master T
Loading...