loading...


Ilustrasi

 

SRAGEN – Nasib tragis menimpa TUK (48), warga Dukuh Pulihan, RT 20, Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen. Sudah meninggal akibat terkena HIV/AIDS, masyarakat setempat tidak ada yang bersedia memandikan jenazahnya, lantaran takut tertular.

Wanita paruh baya itu dikabarkan mengembuskan nafas terakhir akibat didera penyakit yang hingga kini belum ada obatnya itu. Korban selama ini diketahui bekerja di kompleks obyek wisata Gunung Kemukus,  meski tak secara spesifik diketahui apa pekerjaannya.

“Awalnya memang warga tidak ada yang bersedia untuk mengurus jenazahnya. Itu karena mereka masih awam, asal mendengar omongan orang yang belum tentu benar,” kata Kepala Desa Bumiaji, Agus Sutanto, saat dihubungi wartawan Kamis (21/12/2018).

Baca Juga :  DKK Sragen Terjunkan Tim Kroscek ke Puskesmas Tanon,  Oknum Dokter Galak Sampaikan Minta Maaf 

Agus menyampaikan, dirinya mengaku tidak tahu kalau TUK positif terkena HIV/AIDS. TUK sendiri meninggal Kamis pagi. Dari informasi yang beredar di tengah masyarakat, selama ini perempuan tersebut bekerja di lokasi Gunung Kemukus, Kecamatan Sumberlawang.

“Saya sendiri sebagai lurah juga tidak dikasih tahu, kalau ada warga yang terkena HIV/AIDS, mestinya kan dikasih tahu,” urainya.

Namun setelah dokter dari Puskesmas Gondang datang ke rumah duka dan menjelaskan cara penularan penyakit AIDS, warga bisa memahami.  Setelah mendapat penjelasan bahwa digaransi tidak menular hanya dengan memandikan,  akhirnya warga baru bersedia untuk memandikan jenazah dan mengebumikan.

Baca Juga :  Kabar Gembira, 39.625 Petugas Pendamping PKH Berpeluang Diangkat Pegawai P3K dan PNS. Ini Persyaratannya! 

Agus sendiri mengaku tidak mengetahui secara persis pekerjaan TUK. Pasalnya almarhumah selama ini jarang berada di Dukuh Pulihan RT 20, tempat dia tinggal.

“Kalau pergi kadang tidak pulang, sebentar pergi lagi. Pergi ke mana juga tidak tahu. Pekerjaannya apa juga kurang jelas,” terang Agus.

Sementara Camat Gondang, Catur Sarjanta saat dikonfirmasi mengakui kalau ada warga Dukuh Pulihan, Desa Bumiaji yang meninggal lantaran terserang HIV/AIDS. Memang sempat beredar kabar warga tak bersedia memandikan, hingga akan dibawa ke RSUD Sragen untuk dilakukan perawatan jenazah.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka Kasus Kasda Sragen, Begini Tanggapan Lengkap Mantan Bupati Agus

“Kalau ada yang meninggal betul, tapi keluarga mau kok memandikan. Dari laporan yang ada, almarhumah memang benar positif terkena HIV/AIDS,” ujarnya. Wardoyo

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.