loading...
Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto saat menjenguk anggota perguruan silat Kera Sakti yang menjadi korban pengeroyokan di Puskesmas Mondokan. Foto/Dok Polres

SRAGEN– Polsek Mondokan menyatakan sudah tidak ada lagi pelaku penyerangan dan pengeroyokan yang melukai dua pendekar perguruan silat Kera Sakti di Mondokan, Sragen, Minggu (7/1/2018) dinihari. Menurut Kapolsek AKP Kabar Bandiyanto, seluruh tersangka sudah ditangkap dan diamankan.

Hal itu disampaikan Kapolsek, Jumat (12/1/2018). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia menyampaikan sudah tidak ada tersangka yang dikejar lagi. Ia menyebut empat tersangka sudah diamankan di jeruji besi semua.

“Sudah ditangkap semua. Tidak ada lagi yang diburu atau dikejar, ” paparnya.

Mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Kapolsek menguraikan para tersangka yang sudah ditangkap berjumlah total empat orang. Ia menampik jika pelaku berjunkah delapan orang seperti pada rilis awal.

Baca Juga :  Mencekam, Kesaksian Warga Saat Ribuan Massa Hancurkan Tugu IKSPI di Sragen. Rumahnya Ikut Diteror Sejak Sore, Sekitar 1.500 Orang Lalu Hancurkan Tugu dan Lempari Rumahnya Bertubi-Tubi

Sebelumnya, ada tiga pelaku yang diringkus Senin (8/1/2018). Ketiga pelaku yang langsung ditetapkan tersangka itu masing-masing Ribut Setiawan Prayogo (28) warga Dukuh Cranggang RT 25, Gemantar, Mondokan, Perianto alias Feri (21) warga Dukuh Gemantar RT 20, dan Sujiyanto alias Togog (21) warga Dukuh Kukunrejo RT 22, Gemantar, Mondokan.

Sehari berikutnya, polsek kembali mengamankan dua pelaku pada Selasa (9/1/2018) pagi.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto bersama tim. Kedua pelaku ditangkap di rumah masing-masing di hadapan orangtua mereka.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan 2 Warga PSHT di Mondokan Sragen, Polisi Amankan BB Kaos dan Celana Ada Bercak Darah. Sebut Pelaku Menganiaya Korban Sendirian

“Keduanya atas nama Adip dan Alfian, semua warga Mondokan, ” ujar AKP Kabar mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman.

Wardoyo