loading...
Loading...
LAYANI PEMBELI-Penjual durian di tepi Jalan Pemuda, Wonogiri, melayani pembeli. Joglosemarnews/Aris AriantoK

WONOGIRI-Wonogiri merupakan salah satu daerah penghasil buah durian. Selain jenis lokal, ada satu jenis durian unggulan di Wonogiri yang banyak diminati penggemar buah berjuluk The King of Fruit itu, yakni durian Pogog.

Durian Pogog banyak dibudidayakan petani di Dusun Pogog, Desa Tengger, Kecamatan Puhpelem. Durian Pogog memiliki ukuran lebih besar daripada jenis lokal. Beratnya pada panen tahap pertama Desember-Januari ini mencapai 7,5 kilogram per buah.

Baca Juga :  Jangan Kelamaan Menjomblo, Karena Menikah Itu Membuka Berkah. Begini Amalan Lengkap yang Bisa Membuka Berkah Itu

Ketua Kelompok Tani Unggul Jati Dusun Pogog, Desa Tengger, Rimo mengungkapkan, musim panen tahun ini belum selesai. Masih ada panen tahap ke dua yang kemungkinan berlangsung Februari sampai Maret nanti. Sementara panenan pada tahap pertama ini cukup melimpah.

Baca Juga :  Video: Warung Soto Cokro Kembang yang Lagi Viral! Makan Soto Sambil Digelitiki Ribuan Ikan

“Produksinya memang banyak, tapi tetap kewalahan memenuhi permintaan. Konsumen bahkan harus memesan dulu,” kata dia, Minggu (21/1/2018).

Dia mengatakan harga durian Pogog mencapai Rp 45.000 per kilogram. Sebagian besar konsumen datang sendiri ke dusun itu untuk mencari durian Pogog. Beberapa pembeli langsung menikmatinya di tempat, namun ada pula yang dibawa pulang.

Baca Juga :  Lesus Obrak-Abrik Desa Gunungsari Kecamatan Jatisrono Wonogiri. Sejumlah Rumah dan Tempat Ibadah Rusak, Segini Kerugiannya

Kelompok tani durian binaannya mempunyai anggota sebanyak 135 keluarga. Setiap keluarga rata-rata mempunyai enam batang pohon durian. Aris Arianto

Loading...