JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Alun-Alun Sragen Dilarang Untuk Jualan, Ratusan Pedagang Resah 5 Bulan Kehilangan Pencaharian

Kondisi alun-alun Sasana Langen Putra Sragen tampak sepi semenjak dilarangnya PKL berjualan di malam hari. Foto/JSnews
Kondisi alun-alun Sasana Langen Putra Sragen tampak sepi semenjak dilarangnya PKL berjualan di malam hari. Foto/JSnews

SRAGEN– Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di Alun-Alun Sasana Langen Putra Sragen mengaku resah dan bingung dengan kebijakan Pemkab dan bupati yang melarang mereka berjualan sejak Alun-Alun diperbaiki dengan pavingisasi. Selama hampir lima bulan sejak proyek dijalankan hingga selesai, saat ini mayoritas pedagang terpaksa kehilangan mata pencaharian untuk jualan.

Keresahan itu diungkapkan oleh sejumlah PKL Alun-Alun Sragen.  Kepada wartawan Selasa (6/2/2018) mereka mengaku bingung karena sudah lima bulan tak lagi bisa jualan. Akibatnya hampir 150an pedagang dari 200an yang sebelumnya berjualan di Alun-alun, hingga kini masih menganggur.

Baca Juga :  Sudah Terima SK, Tugas Utama 788 Guru PPPK Cari Murid Sebanyak-Banyaknya. Bupati Sragen: Jangan Kalah Sama Swasta!

“Mau jualan di mana kami bingung. Sementara di rumah nganggur,  pusing mas. Gek setoran kredit jalan terus. Kemarin sempat ditawarkan pindah ke selatan Taruna,  tapi banyak yang nggak mau karena lokasinya sepi dan gelap, ” ujar Nen,  salah satu penjual makanan ringan di Alun-alun.

Ia juga tak habis pikir dengan kebijakan Pemkab melarang Alun-alun dipakai jualan pada malam hari. Padahal sepengetahuannya,  hampir di semua daerah justru Alun-alunnya ramai dan dibebaskan untuk jualan maupun arena mainan anak-anak.

Baca Juga :  Derita Orang Tua Siswi SD Korban Perkosaan Massal di Sragen. Sudah Kasusnya Diombang-ambingkan, Masih Diancam Sampai Terpaksa Ngungsi ke Hutan

Selain itu,  selama ini pedagang malam yang berjualan di Alun-alun juga selalu aktif membayar tarikan. Menurutnya dulunya,  setiap malam ditarik retribusi Rp 500,- oleh BLH namun sejak adanya paguyuban pedagang, setoran naik jadi Rp 1.000 permalam.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua