JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bandar Pil Koplo Tasikmadu Karanganyar Digerebek Polisi. Ribuan Butir Pil dan Obat Terlarang Disita

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto saat memimpin rilis penangkapan bandar pil koplo Kamis (22/2/2018). Foto/Wardoyo

IMG 20180222 111447 1 800x600 600x450
Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto saat memimpin rilis penangkapan bandar pil koplo Kamis (22/2/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR– Tim Satuan narkoba (Sat Narkoba) Polres Karanganyar, menggerebek dan menangkap seorang bandar obat terlarang dan pil koplo asal Desa Wonolopo,  Tasikmadu,  Karanganyar. Tersangka yang diketahui berinisial GP (31) diamankan dengan barang bukti ribuan butir pil koplo dan berbagai jenis obat terlarang.

Hal itu terungkap dari rilis keberhasilan ungkap kasus yang digelar di Polres Karanganyar,  Kamis (22/2/2018). Di hadapan wartawan,  Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto mengungkapkan ribuan butir obat tersebut, dikemas dalam  empat bungkus   plastik, yang masing-masing berisi 1000 butir pil Trihexyphenidyl. Selain itu, dari tangan GP, petugas juga mengamankan 10 butir tablet Riklona Clonazepam , serta 87 butir tablet Calmlet Alprazolam, yang diperoleh melalui resep dokter.

Baca Juga :  165.000 Warga Karanganyar Diajukan Jadi Penerima Vaksin Covid-19. Sebanyak 9.000 Dosis Untuk Tahap Dua, Bertahap Sampai Mei

“Ribuan butir pil ini, diperoleh GP melalui pembelian secara online dari P, warga Bandung Jawa Barat,” papar Kapolres Kamis (22/2/2018).

Menurut Kapolres, terungkapnya kasus ini berawal ketika petugas menerima informasi dari masyarakat yang melaporkan terkait aktifitas GP yang mencurigakan. Berbekal laporan tersebut, lanjut Kapolres, Sat Narkoba langsung melakukan penyelidikan  dan berhasil mengamankan GP serta barang bukti ribuan butir pil terlarang.

Baca Juga :  Canangkan Zona Integritas, Polres Karanganyar Sebut Pelayanan SIM san SKCK Tak Boleh Menyalahi Ketentuan. Kapolres Berharap Tidak Ada Lagi KKN!

“Sat Narkoba menerima informasi dari masyarakat yang curiga atas aktifitas GP. Setelah dillakukan penyelidikan, diketahui bahwa gp menjual pil terlarang ini kepada para pemesannya. Berdasarkan bukkti awal, kita langsung mengamankan GP, ” jelas Kapolres. Wardoyo