JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Densus Tangkap Penjual Aneka Grosir, Diduga Terlibat Jaringan Teroris

Seruindonesia.com

TEMANGGUNG  – Detasemen Khusus 88  (Densus 88) Antiteror menangkap seorang penjual aneka grosir di ruko miliknya di Desa Bengkal, Kranggan, Temanggung, Jawa Tengah. Penangkapan berlangsung pada Kamis (1/2/2018) pagi.

Bukannya tanpa sebab, yang bersangkutan bersama dua rekannya diduga terlibat dalam jaringan teroris.

“Tiga terduga teroris di Temanggung,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol M Iqbal di Kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/2/2018).

Baca Juga :  Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber: Pelaku Alfin Andrian Bawa Pisau dari Rumah, Polisi Sebut Ada Indikasi Rencana Pembunuhan

Saat ini, ketiga terduga teroris itu sudah dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa. Meski demikian, Iqbal menyebutkan dari ketiga orang yang ditangkap, belum tentu semuanya terlibat jaringan teroris.

“Mana yang terlibat dan mana yang tidak terlibat, untuk dikembangkan. saat ini sedang diperiksa,” sebut Iqbal.

Sedangkan Sekretaris Desa Bengkal, Gunadi, menceritakan penangkapan berlangsung pada sekitar 08.30 WIB. Sebelum masuk ke lokasi penangkapan berupa ruko, anggota Densus 88 sempat memberitahunya.

Baca Juga :  Kabar Baik, Kini Penumpang Pesawat Tak Perlu SIKM Lagi

“Kata anggota Densus, salah satu orang yang ditangkap itu adalah DPO (buronan),” ujar Gunadi.

Gunadi menyebutkan ruko lokasi penangkapan sehari-hari menjual barang-barang kebutuhan pokok. Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 sudah berjualan di sana selama empat bulan. Seruindonesia.com